TANJUNGRAMAN, PP--Bagi yang sering melintas dari Prabumulih menuju Baturaja pasti akan melewati Tanjung Raman, kondisi jalan yang laik jalan, menyebabkan para pengguna kendaraan sering meningkatkan kecepatan.
Saat ini, dengan selesainya pengerjaan jalan lingkar yang juga melintasi jalan poros Negara di Tanjung Raman, menyebabkan adanya simpang empat. Namun, tampaknya kondisi jalan seperti tak selamanya dapat dilalui dengan aman.
Jika pengguna kendaraan tak hati-hati dan lengah, sering terjadi tabrakan dan menimbulkan kecelakaan. Dalam kurung waktu Bulan Mei ini saja, sudah terjadi kurang lebih 5 kasus kecelakaan, bahkan ada yang menyebabkan kematian. Hal ini terlihat saat Wartawan Posmetro Prabu melintas di Persimpangan ini, Rabu (29/5).
Salah satu warga Tanjung Raman yang tak mau disebutkan namanya, yang kebetulan kediaman bersebelahan dengan persimpangan empat ini, mengharapkan agar dipasang rambu lalu lintas dan dipasang lampu merah, untuk menekan kerawanan kecelakaan.
"Kalu biso dipasang be lampu merah, supayo dak nemen terjadi kecelakaan, barusan tadi ado kecelakaan berkendaraan, dan menyebabke kematian," jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa disebelah rumahnya yang juga dijadikan warung manisan, dijadikan tempat mangkal petugas Dishub Prabumulih, saat memeriksaa kendaraan yang melintas di simpang ini. Namun frekuensi kehadiran mereka pun tak menentu. "Petugas dari Dishub, tu dak tentu jadwalnyo ado di persimpangan ini, kadang ado kadang idak," tambahnyo. Ia pun merasa terbantu juga ketika petugas Dishub menjadikan pondokan kecil sebelah rumahnya dijadikan tempat berteduh tempat petugas istirahat."Ado lemaknyo jugo, kalu petugas dishub tugas malam, minimal kondisi keamanan rumah malam hari, aman," jelasnya tersenyum.
Semoga para pengguna jalan, selalu hati-hati dan waspada saat berkendaraan. Dan Persimpangan Empat Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan ini, sesegera mungkin dipasang lampu merah permanen, untuk menekan kejadian kecelakaan yang menyebabkan kematian.(bmg)
