• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Bupati Dairi Tegaskan Keamanan Wilayah, Konflik Warga Parbuluan Diselesaikan Secara Damai

    25 Januari 2026, Januari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-01-25T05:37:16Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | DAIRIPemerintah Kabupaten Dairi menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah dengan memfasilitasi silaturahmi kekeluargaan antara dua kelompok masyarakat yang sebelumnya bertikai terkait operasional PT Gruti di Desa Parbuluan VI.


    Silaturahmi yang digelar di halaman Kantor Camat Parbuluan, Sabtu (24/1/2026), dihadiri langsung oleh Bupati Dairi bersama unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah desa, serta perwakilan PT Gruti. Kedua kelompok warga yang sempat terlibat konflik hadir dan menyatakan komitmen menjaga situasi tetap kondusif.


    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan damai yang telah dicapai pada Rabu (19/11/2025) di Aula Kantor Kepala Desa Parbuluan VI, serta hasil penerapan pendekatan Restorative Justice yang menekankan penyelesaian konflik secara damai demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.


    Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mencegah potensi konflik berulang, sekaligus memastikan iklim keamanan yang mendukung aktivitas sosial dan keberlangsungan investasi di wilayah Kecamatan Parbuluan.


    Tokoh masyarakat Desa Parbuluan VI, R. Sitohang, dalam sambutannya mengingatkan seluruh pihak agar konsisten menjaga kesepakatan damai demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.


    “Perdamaian ini harus kita jaga bersama. Keamanan desa adalah tanggung jawab kita semua agar masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang,” ujarnya.


    Hal senada disampaikan tokoh agama, M. Sigalingging, yang mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peristiwa konflik sebagai pembelajaran agar tidak terulang kembali, demi terciptanya ketenteraman dan persatuan.


    Sementara itu, Carsa Habeahan mewakili Kelompok Tani PETABAL secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah daerah, aparat, serta pihak PT Gruti atas tindakan yang memicu konflik.


    “Kami menyadari bahwa konflik ini berdampak pada rasa aman masyarakat. Untuk itu kami memohon maaf kepada Bapak Bupati, Bapak Camat, PT Gruti, dan seluruh warga Desa Parbuluan VI,” ungkapnya.


    Ia menegaskan komitmen kelompoknya untuk menjaga ketertiban dan mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.


    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Dairi berharap terciptanya stabilitas keamanan yang berkelanjutan, sehingga aktivitas masyarakat serta operasional perusahaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan saling menghormati.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama