POSMETRO.ID | OGAN ILIR – Akses penghubung antar desa di wilayah Muara Kumbang, Kabupaten Ogan Ilir, terputus total setelah jembatan utama ambruk pada Rabu siang (21/01/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa tersebut diduga dipicu derasnya arus sungai yang menghantam konstruksi jembatan, diperparah dengan tumpukan enceng gondok dan tanaman air yang tersangkut di bagian bawah bangunan.
“Kejadiannya sekitar pukul dua siang. Arus sungai sedang deras dan di bawah jembatan banyak tumpukan enceng gondok. Tidak lama kemudian jembatan ambruk,” ujar seorang warga kepada awak media.
Warga menyebutkan, ambruknya jembatan terjadi dalam waktu singkat. Dentuman keras terdengar sebelum badan jembatan runtuh dan tak lagi bisa dilintasi.
Akibat kejadian ini, aktivitas masyarakat lumpuh. Akses utama yang selama ini digunakan warga untuk bekerja, bersekolah, hingga mengangkut hasil pertanian kini tak dapat digunakan.
Jembatan tersebut merupakan urat nadi penghubung Desa Muara Kumbang dengan desa-desa lainnya. Jika penanganan darurat tidak segera dilakukan, warga khawatir wilayah mereka akan terisolasi.
“Jembatan ini sangat penting bagi kami. Kalau tidak segera diperbaiki, Desa Muara Kumbang dan desa lainnya bisa terisolasi. Kami berharap pemerintah segera bertindak,” harap warga.
Masyarakat Desa pun sangat menatikan langkah cepat Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk melakukan peninjauan lapangan serta membangun akses sementara agar roda perekonomian dan aktivitas sosial warga dapat kembali berjalan.
