Kualitas Dinilai Kurang Maksimal
POSMETRO.ID | LUBUKLINGGAU — Proyek cor beton jalan lingkungan di RT 7 Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, dikeluhkan warga setempat. Pekerjaan tersebut dinilai terkesan mengabaikan kualitas konstruksi sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak serius ke depannya.
Pantauan tim awak media POSMETRO.ID di lokasi kegiatan, Kamis (15/1/2026), terlihat proses pengadukan semen dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menimbulkan keraguan warga terhadap mutu adukan beton yang digunakan dalam proyek tersebut.
Tak hanya itu, tembok penahan tanah (talud) yang berada di sekitar lokasi pekerjaan juga tampak mengalami retak, sehingga memunculkan kekhawatiran warga akan potensi kerusakan lanjutan, bahkan ancaman jalan putus jika tidak segera ditangani.
Salah seorang warga setempat mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan proyek cor beton tersebut. Ia menilai kualitas pengerjaan tidak sebanding dengan proyek serupa yang menggunakan alat pengaduk dari luar.
“Perbandingannya jelas berbeda. Kalau yang dicor pakai mobil molen dari luar hasilnya bagus, tapi yang diaduk sendiri di sini seperti lumpur,” keluh warga tersebut.
Warga lainnya juga menyoroti pemasangan talud yang dinilai kurang rapi dan tidak sesuai harapan.
“Talud yang di depan rumah saya dipasang batu seperti batu mangga, lalu langsung disemen di atasnya,” ujarnya.
Warga berharap pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait dapat melakukan pengecekan ulang terhadap kualitas pekerjaan tersebut, agar pembangunan jalan lingkungan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang dan tidak membahayakan masyarakat.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi teknis terkait mengenai keluhan warga tersebut. Posmetro akan terus berupaya mengonfirmasi pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
