• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Aksi Tolak Tambang Warnai Kunjungan Menteri Wihaji di Dairi

    05 Juni 2026, Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-05T07:21:57Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | SIDIKALANG
    – Kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., ke Kabupaten Dairi, Kamis (4/6/2026), berlangsung hangat dan penuh keakraban. Namun di saat yang sama, aksi unjuk rasa warga menolak aktivitas tambang PT Dairi Prima Mineral (DPM) turut mewarnai agenda kunjungan tersebut, sehari menjelang peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.


    Setibanya di Balai Budaya Sidikalang, Menteri Wihaji disambut langsung oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat. Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, Menteri tampak mengenakan pakaian adat tokoh Pakpak saat memasuki lokasi kegiatan.


    Dalam sambutannya, Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting, meski di tengah keterbatasan fiskal daerah.


    "Kunjungan Bapak Menteri Wihaji menjadi penyemangat luar biasa bagi kami di Dairi. Meski ada keterbatasan fiskal, komitmen Pemkab Dairi untuk menurunkan angka stunting dan menyukseskan Program Bangga Kencana tidak akan surut. Kehadiran 800 kader Tim Pendamping Keluarga hari ini menjadi bukti bahwa kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat," ujar Vickner.


    Suasana kegiatan semakin hidup ketika Menteri Wihaji menggelar dialog interaktif bersama sekitar 800 kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang memadati Balai Budaya Sidikalang. Dalam kesempatan itu, Menteri tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga mendengarkan langsung berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi kader di lapangan.


    Menurut Wihaji, pemenuhan gizi sejak dini menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.


    "Pemenuhan gizi sejak dini merupakan kunci utama dalam mencetak generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," tegasnya.


    Menteri juga memberikan apresiasi kepada para kader yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi keluarga dan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Program Bangga Kencana dan Makan Bergizi Gratis.


    Dalam sesi dialog, Wihaji berpesan agar para kader tetap menjaga semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.


    "Saya berpesan kepada seluruh kader agar tetap sabar, ikhlas, dan semangat dalam menjalankan tugas. Melayani masyarakat dengan berbagai karakter tentu membutuhkan dedikasi, kesabaran, dan semangat pengabdian yang tinggi," katanya.


    Tepuk tangan berkali-kali menggema di dalam ruangan saat Menteri menyampaikan apresiasi atas kontribusi para kader yang dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dari tingkat keluarga.


    Namun, di luar gedung Balai Budaya, suasana berbeda terlihat. Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa menolak keberadaan tambang PT Dairi Prima Mineral. Aksi tersebut berlangsung bertepatan dengan kunjungan Menteri dan hanya sehari sebelum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni.


    Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sehari sebelumnya Satpol PP Kabupaten Dairi sempat menertibkan sejumlah spanduk berisi aspirasi warga terkait isu lingkungan dan aktivitas pertambangan. Meski demikian, aksi penyampaian pendapat tetap berlangsung saat agenda kunjungan kementerian digelar.

    Di tengah dinamika tersebut, fokus utama kunjungan Menteri tetap pada penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas keluarga dan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

    Kegiatan akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Menteri Wihaji tampak menyalami satu per satu perwakilan kader TPK yang hadir, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di tengah beragam dinamika yang mewarnai Kabupaten Dairi pada hari itu.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama