• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    POSMETRO.ID

    Kriminal

    Dikukuhkan, Ini Tiga Isu Kota Prabumulih yang Menjadi Perhatian PKB

    27 Oktober 2026, Oktober 27, 2026 WIB Last Updated 2026-10-27T03:06:01Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | PRABUMULIH
    — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyoroti tiga isu strategis yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dalam pembangunan Kota Prabumulih. Ketiganya meliputi keberagaman masyarakat, terbatasnya lapangan pekerjaan di tengah ketersediaan sumber daya manusia (SDM), serta belum optimalnya peran tiga pilar dalam menyelesaikan persoalan daerah.


    Demikian disampaikan Ketua DPC PKB Kota Prabumulih H. Efri Oganda, SH melalui Sekretaris DPC Yogi Astrada, ST di sela-sela acara Pengukuhan Pengurus dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB Kota Prabumulih di Hall Siang Malam, Senin (26/10/2026). 


    Dikatakan, Ketiga isu tersebut menjadi perhatian PKB untuk menentukan arah perjuangan politik ke depan, sekaligus mendorong pembangunan yang lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.


    Isu pertama kata pria yang akrab disapa Yogi itu adalah keberagaman. Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika, Kota Prabumulih memiliki masyarakat dengan latar belakang yang beragam. Perbedaan tersebut dinilai bukan sebagai hambatan, melainkan kekuatan yang dapat menjadi modal sosial dalam mendorong pembangunan daerah.


    "Keberagaman perlu dirawat dan dikelola dengan baik agar seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi dalam pembangunan. Dengan demikian, persatuan dan kebersamaan menjadi fondasi untuk mewujudkan kemajuan Kota Prabumulih" ujarnya.


    Yang kedua lanjut dia, berkaitan dengan ketenagakerjaan. PKB menilai terdapat persoalan mendasar ketika ketersediaan SDM dan potensi sumber daya yang dimiliki daerah belum diimbangi dengan tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai.


    "Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Prabumulih. Potensi yang tersedia semestinya dapat dioptimalkan untuk membuka peluang ekonomi, mendorong investasi, serta menciptakan lapangan kerja yang mampu menyerap tenaga kerja lokal" paparnya di hadapan media.


    Apabila tidak ditangani secara serius kata Yogi, kesenjangan antara jumlah pencari kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan berpotensi memperburuk persoalan pengangguran. Karena itu, dibutuhkan langkah konkret untuk menghubungkan potensi daerah dengan peluang kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


    Sementara itu, isu ketiga menyangkut peran tiga pilar, yakni pemerintah, legislatif, dan partai politik. Ketiga unsur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi daerah.


    Namun, menurut pandangan Caleg PKB 2018 itu, peran ketiga pilar tersebut belum sepenuhnya menghasilkan solusi yang mampu menjawab persoalan secara optimal. Kondisi ini menjadi perhatian karena penyelesaian masalah daerah membutuhkan sinergi, komitmen, serta langkah nyata dari seluruh pemangku kepentingan.


    Pemerintah memiliki kewenangan dalam menjalankan kebijakan dan program pembangunan. Legislatif berperan dalam fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah, sedangkan partai politik menjadi saluran aspirasi masyarakat sekaligus bagian dari proses pengambilan kebijakan.


    Ketiganya diharapkan mampu membangun kerja sama yang lebih efektif, terutama dalam menjawab persoalan ketenagakerjaan dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.


    Atas dasar itu, PKB menempatkan keberagaman, persoalan lapangan pekerjaan, serta optimalisasi peran pemerintah, legislatif, dan partai politik sebagai tiga isu yang menjadi fokus perhatian ke depan. 


    Bagi PKB, tantangan pembangunan Kota Prabumulih tidak cukup dijawab melalui perencanaan semata. Diperlukan komitmen bersama untuk mengubah potensi daerah menjadi kekuatan nyata, membuka kesempatan kerja, dan memastikan pembangunan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama