POSMETRO.ID | LAHAT - Lahat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mematangkan penyusunan arah pembangunan wilayah melalui Focus Group Discussion (FGD) pertama dengan agenda penyepakatan delineasi wilayah perencanaan.
FGD yang mengusung tema “Agenda Penyepakatan Delineasi Wilayah Perencanaan di Kabupaten Lahat” tersebut digelar di Ballroom Hotel Santika Lahat, Senin (5/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penyusunan arah pembangunan Kabupaten Lahat agar lebih terarah, jelas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
FGD dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Lahat, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tata wilayah, Camat Kikim Selatan Hermansyah, Kepala Desa Pagar Jati, serta perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Lahat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lahat, Ir. Jeffran Azsyapputra, ST, mengatakan penyepakatan delineasi wilayah bukan sekadar forum pertemuan, melainkan menjadi bagian penting dalam menentukan batas dan cakupan wilayah yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan.
Menurutnya, kejelasan batas wilayah diperlukan agar program pembangunan dapat disusun secara tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya.
“Penyepakatan delineasi wilayah perencanaan ini sangat krusial. Dengan batasan wilayah yang jelas dan disepakati bersama, pembangunan dapat direncanakan tepat sasaran, tidak tumpang tindih dan manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Lahat,” ujar Jeffran.
Ia juga meminta seluruh peserta FGD aktif menyampaikan aspirasi serta kondisi faktual di lapangan. Masukan tersebut dinilai penting agar hasil penyepakatan benar-benar sesuai dengan kebutuhan wilayah dan masyarakat.
Jeffran berharap FGD tersebut menghasilkan kesepakatan yang kuat dan dapat menjadi landasan teknis maupun hukum dalam penyusunan tata wilayah Kabupaten Lahat.
“Diharapkan hasil FGD ini menjadi landasan bagi pembangunan Kabupaten Lahat yang lebih maju, tertata dan sejahtera,” pungkasnya.
