TANJUNG MIRING, OI,PP -Mengkhawatirkan memang apa yang terjadi di desa Tanjung Miring Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten OI. Kenapa tidak, ternyata anak-anak yang belajar di PAUD Desa Tanjung Miring, harus berhati-hati dalam menempuh pendidikan dininya. Ternyata, Kabel listrik yang berdekatan dengan PAUD Tanjung Miring, sudah menyentuh tanah.
Tentu saja para pengajar PAUD Tanjung Miring harus ekstra keras dalam memperhatikan aktivitas anak-anak yang ada di PAUD ini. "Kami harus ekstra hati-hati, takut kagek kabel listrik tegangan ini, biso bikin celako anak didik kito," ungkap Fatimah, pengelola PAUD ini.
Ia pun telah memberikan pengarahan kepada tenaga pengajar agar memperhatikan dengan seksama kondisi kabel tegangan yang sudah menyentuh tanah ini.
Leni Marleni salah satu pengajar juga menyatakan dirinya selalu was-was apabila suatu saat kabel ini bisa membahayakan orang yang ada dibawah tiang tegangan listrik ini, apalagi kabelnya sudah bergelayutan dan menyentuh tanah.
"Kami takut, kalu-kalu kagek kabel yang semwarut ini sewaktu-waktu bisa putus," terangnya.
Sementara itu Kepala Desa Tanjung Miring, Usman M saat ditemui menyatakan bahwa fihak PLN belum pernah memperhatikan kondisi kabel listrik yang sudah menyentuh tanah ini.
"Kami sudah melayangkan surat mengenai kondisi kabel tegangan ini ke fihak PLN setempat, namun sampai sekarang belum pernah ada tindaklanjutnya," ungkap Usman.(yanto/bmg)
Tentu saja para pengajar PAUD Tanjung Miring harus ekstra keras dalam memperhatikan aktivitas anak-anak yang ada di PAUD ini. "Kami harus ekstra hati-hati, takut kagek kabel listrik tegangan ini, biso bikin celako anak didik kito," ungkap Fatimah, pengelola PAUD ini.
Ia pun telah memberikan pengarahan kepada tenaga pengajar agar memperhatikan dengan seksama kondisi kabel tegangan yang sudah menyentuh tanah ini.
Leni Marleni salah satu pengajar juga menyatakan dirinya selalu was-was apabila suatu saat kabel ini bisa membahayakan orang yang ada dibawah tiang tegangan listrik ini, apalagi kabelnya sudah bergelayutan dan menyentuh tanah.
"Kami takut, kalu-kalu kagek kabel yang semwarut ini sewaktu-waktu bisa putus," terangnya.
Sementara itu Kepala Desa Tanjung Miring, Usman M saat ditemui menyatakan bahwa fihak PLN belum pernah memperhatikan kondisi kabel listrik yang sudah menyentuh tanah ini.
"Kami sudah melayangkan surat mengenai kondisi kabel tegangan ini ke fihak PLN setempat, namun sampai sekarang belum pernah ada tindaklanjutnya," ungkap Usman.(yanto/bmg)
