![]() |
| Eko, wartawan Sumatera Ekspres tampak melambaikan tangan agar tak menjadi sasaran lemparan batu oleh massa yang mengamuk di luar kantor lurah. f/dok/Jun Manurung |
Ek terjebak di ruangan kantor saat sedang melakukan peliputan. Tiba-tiba tanpa sepengetahuannya, lemparan batu bertubi-tubi mengarah pada dirinya. Ternyata aksi pelemparan batu oleh warga dilakukan saat aparat kepolisian Resort Prabumulih mencoba mengevakuasi Lurah yang masih berada di dalam kantor Sore menjelang Maghrib tersebut.
Tak Pelak, Wartawan serta Aparat kepolisian tak luput jadi bulan-bulanan warga yang sedang mengamuk. Beruntung Wartawan berhasil meloloskan diri kendati ada luka lebam ditubuhnya akibat terkena lemparan batu oleh massa. Selain wartawan Sumek, Edison Wartawan Tribun Sumsel juga menjadi korban amukan massa. Edison yang melakukan pemotretan terhadap Lurah yang dihajar juga menjadi korban. Edison berhasil diselamatkan Polisi berikut Kamera miliknya.
Data yang dapat dihimpun Posmetro Prabu, kejadian bermula akibat ulah Lurah Prana Desta yang di duga melakukan penjualan tanah warga secara sepihak kepada Kolega Lurah. Selain itu, Lurah juga disinyalir telah melakukan persekongkolan dengan beberapa oknum untuk mengelabui warga guna menguasai lahan warga secara sepihak.
Awalnya warga bermaksud baik menanyakan permasalahan tersebut kepada Lurah mengapa tidak ada koordinasi dengan warga soal penjualan tanah dimaksud. Ternyata warga tidak mendapatkan tanggapan yang yang baik dari warga. Malah tak lama kemudian, aparat kepolisian sudah berada di Kelurahan Payuputat sehingga membuat warga semakin memanas.
Berangsur warga pun semakin bertambah banyak dan menimbulkan kekacauan tersendiri hingga akhirnya berujung pada kericuhan dan menimbulkan korban. Berikut photo liputan kejadian yang berhasil diabadikan Posmetro Prabu di lokasi kejadian. (pp/red)
Ribuan warga yang mengelilingi Kantor Kelurahan masih tetap berkonsentrasi menunggu Lurah keluar dari Kantor. Sementara Petugas tetap berjaga-jaga di dalam maupun luar kantor
Meski polisi telah berupaya menenangkan warga, namun ketegangan masih terlihat jelas di lokasi kejadian.
Photo berikut ini adalah photo sadis yang sesungguhnya. Dibawah pohon tersebut meski lurah sudah terkapar masih saja dihajar oleh warga dengan berbagai benda mengakibatkan Lurah sekarat dan terpaksa dilarikan ke Palembang setelah menjalani perawatan intensif di RS Pertamina Kota Prabumulih.
BERITA TERKAIT :
