• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Panen Raya di Ogan Ilir: Wujud Syukur dan Komitmen Menuju Ketahanan Pangan

    10 Desember 2024, Desember 10, 2024 WIB Last Updated 2025-03-13T09:16:08Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | OGAN ILIR
     – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar Panen Raya Padi di Desa Sejaro Sakti, Kecamatan Indralaya, Selasa (10/12).



    Acara ini dihadiri oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Kepala Dinas Pertanian OI Abibakri, Sekda Kabupaten Ogan Ilir Muksin, Danramil 402/07 Indralaya Roma, Danki 2 C Pelopor AKP Endang Fahrudin, serta sejumlah pejabat instansi lainnya, termasuk Camat Indralaya dan Kepala Desa Sejaro Sakti, Alizahir.



    Dalam sambutannya, Bupati Panca Wijaya Akbar menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan wujud rasa syukur atas potensi alam yang melimpah. Ia menekankan pentingnya menjaga dan merawat alam agar hasil panen terus meningkat di tahun-tahun mendatang.



    “Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat langkah-langkah dalam meningkatkan kesejahteraan dan nilai tambah bagi petani. Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras Kepala Desa Sejaro Sakti dan para petani. Kami akan terus memaksimalkan swadaya pangan, sesuai dengan harapan Bapak Presiden. Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengembangkan sektor pertanian," ujarnya.



    Panca juga menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Wakil Menteri Pertanian terkait pemetaan lahan tidur agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Dukungan berupa alat pertanian, pelatihan bagi kelompok tani, serta penyuluhan pertanian akan terus dimaksimalkan. Program Optimalisasi Lahan (Opla) sendiri mencakup enam kecamatan dengan total luas sekitar 1.831 hektare, yang memiliki tantangan berbeda di setiap daerah, seperti di Pemulutan dan area Sungai Ping. Oleh karena itu, peralatan yang dibeli melalui APBD Provinsi maupun bantuan dari Pemerintah Pusat akan disesuaikan agar penggunaannya lebih maksimal bagi para petani di Ogan Ilir. Bantuan tersebut mencakup alat tanam, bibit, pompa air, alat panen, hingga pembangunan gudang penggilingan padi.



    Keberhasilan Kabupaten Ogan Ilir sebagai lumbung pangan nasional juga menjadikannya sebagai pilot project dalam pengembangan sektor pertanian di tingkat nasional. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani untuk memanfaatkan teknologi pertanian terbaru serta menerapkan sistem pertanian yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.



    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian OI, Abibakri Sidik, berharap program pertanian di daerah ini dapat terus mendorong inovasi di kalangan masyarakat sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga dapat menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan hasil pertanian.



    “Dengan adanya program Cetak Sawah dan Pompanisasi pada tahun 2025, indeks pertanaman (IP) diharapkan meningkat dari satu kali tanam menjadi dua kali tanam. Untuk lahan yang belum termanfaatkan pada 2024 seluas 1.031 hektare, semoga dapat dioptimalkan pada 2025 sehingga bisa mencapai IP 200. Kami berharap para petani di Ogan Ilir bisa mendaftarkan lahan yang belum dimanfaatkan, seperti semak belukar, agar dapat diolah menjadi lahan produktif sesuai arahan Bupati," pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama