POSMETRO.ID, PRABUMULIH – Hujan deras yang mengguyur Kota Prabumulih sejak Sabtu malam menyebabkan banjir di beberapa wilayah, termasuk Kelurahan Sukajadi di Kecamatan Prabumulih Selatan. Dampak paling parah terjadi di Kelurahan Sukaraja, di mana talud penahan banjir yang jebol menyebabkan Sungai Air Manau dan Sungai Kelekar meluap, merendam ratusan rumah warga.
Berdasarkan pantauan awak media, Minggu (23/02/2025), air mulai naik sejak dini hari, menggenangi sekitar 200 rumah di wilayah tersebut. Warga yang terdampak berusaha menyelamatkan barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi, sementara sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat.
Mendengar kabar musibah ini, Wakil Wali Kota (Wawako) Prabumulih, Franky Nasril, S.Kom, M.M., langsung turun ke lokasi bersama Sekda H. Elman, S.T., M.M., Ketua DPRD H. Deni Victoria, S.H., M.Si., Asisten I Dr. Drs. Aris Priadi, S.H., M.Si., serta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Drs. A. Heryanto, M.M., dan Kalaksa BPBD Sriyono, S.H. Mereka meninjau langsung kondisi banjir serta berdialog dengan warga yang terdampak.
"Hari ini kita turun langsung ke lokasi banjir, terutama di Kelurahan Sukaraja, salah satunya di Komplek LDII. Kita ingin memastikan keadaan warga dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini," ujar Bang Franky, sapaan akrabnya.
Menurutnya, jebolnya talud penahan banjir menjadi salah satu penyebab utama bencana ini. Pemkot Prabumulih akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina dan Dinas PUPR, untuk mempercepat perbaikan.
"Kita akan melihat apakah talud bisa segera diperbaiki atau harus dibangun ulang agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan meresahkan warga," tambahnya.
Selain itu, dalam upaya meringankan beban masyarakat terdampak, Pemkot Prabumulih melalui Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan buffer stock. Warga juga menerima makanan siap saji untuk membantu kebutuhan pangan sementara mereka.
Lurah Sukaraja, Andri, yang turut hadir dalam peninjauan ini mengapresiasi langkah cepat yang diambil pemerintah. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemkot. Semoga solusi yang direncanakan bisa segera terealisasi," ujarnya.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, pemerintah setempat mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika terjadi kenaikan air yang signifikan.
