POSMETRO.ID, PRABUMULIH - Prabumulih kini mencetak sejarah baru dalam dunia pendidikan dan kesejahteraan anak-anak. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dimulai pada Senin, 17 Februari 2025, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kesehatan dan kecerdasan generasi penerus bangsa.
Dalam peluncuran perdananya, sekitar 6.500 siswa dari dua kecamatan, Prabumulih Timur dan Prabumulih Selatan, menerima manfaat langsung dari program ini. Acara tersebut dihadiri oleh Pj Wali Kota Prabumulih, H. Elman ST MM, bersama Kajari, Ketua DPRD, serta Wakapolres Prabumulih. Kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, tetapi turut berpartisipasi dalam pembagian makanan kepada siswa di SDN 48 dan SDN 50 Kota Prabumulih.
Sejak pagi, suasana sekolah tampak lebih ramai dari biasanya. Para siswa dengan penuh antusias menunggu giliran menerima makanan bergizi yang telah disiapkan. Meski harus antre, mereka tetap sabar dan tertib. Salah satunya adalah Abil, siswa SDN 50 yang tampak menikmati hidangan MBG dengan lahap. Dengan tangan mungilnya, ia memilih makan tanpa sendok, menikmati setiap gigitan ayam dan nasi hangat yang disajikan.
“Nasinya enak, suka ayam. Terima kasih Pak Prabowo,” ucapnya polos, seraya menghabiskan makanannya dalam waktu singkat. Ia juga mengaku merasa kenyang dan senang karena tidak perlu mengeluarkan uang jajan hari itu.
Senada dengan Abil, Aqila, seorang siswi SDN 48, juga merasakan kebahagiaan serupa. "Nasinya enak, ada jeruk dan susu juga," ujarnya dengan mata berbinar.
Sementara itu, bagi Silsi, seorang siswa lainnya, program MBG memberikan manfaat lebih dari sekadar makanan gratis. "Biasanya saya dapat uang jajan Rp 10 ribu per hari, sekarang bisa ditabung karena sudah dikasih makan dari sekolah," kata Silsi.
Tak hanya sekolah negeri, sekolah swasta pun turut mendapatkan manfaat dari MBG. Salah satunya adalah Sekolah IT Al Malik di Kecamatan Prabumulih Selatan. Pj Wali Kota Prabumulih, H. Elman ST MM, menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar jenjang SD, tetapi juga TK hingga SMA/MA.
“Hari ini ada sekitar 6.500 siswa yang menerima makanan bergizi di dua kecamatan,” ujar Elman. Untuk tahap awal, dua dapur disiapkan guna memasak makanan bergizi yang terdiri dari nasi, ayam, capcai, susu, dan buah. Ke depannya, variasi menu akan semakin beragam, termasuk penambahan ikan dan makanan sehat lainnya.
Elman menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan cerdas. “Secara bertahap, program ini akan diperluas ke seluruh sekolah di Prabumulih,” tegasnya.
Program MBG juga meninggalkan kesan mendalam bagi siswa-siswa tingkat SMA. Mereka menyampaikan harapan agar program ini dapat berjalan lancar dan terus berlanjut di masa depan.
Sebagai bentuk apresiasi, beberapa siswa bahkan menuliskan "surat cinta" yang dimasukkan ke dalam ompreng mereka. Salah satu surat yang menarik perhatian datang dari Inkan Salsabila, siswi MAN 1 Kota Prabumulih.
"Terima kasih Pak Prabowo dan Gibran, makanannya sangat enak. Semoga programnya terus berlanjut dan bermanfaat," tulisnya.
Peluncuran MBG di Kota Prabumulih bukan sekadar program bantuan makanan, tetapi sebuah langkah nyata dalam membangun generasi yang lebih sehat dan kuat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan program ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan kebijakan serupa.
Masyarakat Prabumulih kini menatap masa depan dengan optimisme. Sebab, di balik sepiring nasi dan lauk bergizi, tersimpan harapan besar untuk anak-anak Indonesia agar tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman.



