• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Pemkab OI Dorong Kemandirian Pangan Lokal, Sukseskan Program MBG

    10 Oktober 2025, Oktober 10, 2025 WIB Last Updated 2025-11-09T18:55:21Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | OGAN ILIR
    – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir terus memperkuat dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kerja sama antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


    Langkah ini diwujudkan lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat rantai pasokan pangan lokal di wilayah Ogan Ilir.


    Penandatanganan MoU yang digelar di Desa Sri Kembang II, Kecamatan Payaraman, pada Jumat (10/10/2025), melibatkan tujuh BUMDes dari berbagai desa, yakni Desa Sri Kembang II, Sri Kembang III, Tembedak I, Tembedak II, Tanjung Lalang, Rengas II, dan Lubuk Bandung.


    Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak SPPG, Camat Payaraman dan Tanjung Batu, serta para kepala desa yang menjadi mitra kerja sama.


    Dalam kesempatan itu, Bupati Panca menyampaikan keprihatinannya setelah mengetahui masih ada SPPG di Ogan Ilir yang mengambil bahan pasokan dari luar daerah, seperti Kota Palembang.


    “Saya sedih ketika mengetahui beberapa SPPG mengambil suplai bahan pangan dari Palembang. Ke depan, seluruh kebutuhan bahan pangan harus bisa dipenuhi dari hasil produksi masyarakat Ogan Ilir sendiri,” tegasnya.


    Bupati menjelaskan, saat ini sudah terdapat tujuh desa yang mengelola usaha peternakan ayam petelur melalui BUMDes, dan kerja sama dengan SPPG diharapkan menjadi langkah awal memperkuat suplai bahan pangan bergizi berbasis produksi lokal.


    “Mulai hari ini kita lakukan MoU dengan SPPG, dan harapannya semua SPPG di Ogan Ilir mengutamakan sumber pasokan dari daerah sendiri,” ujarnya.


    Panca juga menginstruksikan agar seluruh kepala desa dan instansi teknis berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan SPPG, terutama dari sektor pertanian dan peternakan. Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kunci dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah yang mendukung keberhasilan program nasional MBG.


    “Saya sudah sampaikan kepada penyuluh pertanian dan Dinas Kesehatan untuk memastikan kebutuhan SPPG terpenuhi. Ke depan, minimal 50 persen, dan kalau bisa 100 persen bahan pangan berasal dari Ogan Ilir,” tambahnya.


    Usai penandatanganan MoU, Bupati Panca bersama jajaran perangkat daerah meninjau peternakan ayam petelur milik BUMDes Tunas Baru di Desa Sri Kembang II. Di lokasi tersebut, ia juga menyaksikan langsung penandatanganan kerja sama antara SPPG Desa Tanjung Batu Seberang dan Tanjung Pinang II dengan pihak BUMDes terkait penyediaan bahan pangan bergizi.


    Bupati Panca menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, khususnya kepada para kepala desa dan pengelola BUMDes yang berkomitmen mendukung program nasional ini.

     

    “Desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak pemerintahan untuk memastikan program nasional berjalan lancar hingga ke akar rumput,” tutupnya.


    Langkah sinergis ini diharapkan menjadi contoh konkret kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMDes, dan pelaku usaha pangan lokal dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto di tingkat daerah.



    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama