• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Sampah Pasca Nataru Menggunung di Palopo, Kadis DLH Pastikan Tertangani Pekan Ini

    07 Januari 2026, Januari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-01-07T14:10:30Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | PALOPO – Penumpukan sampah pasca perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di sejumlah titik di Kota Palopo mendapat perhatian serius dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kepala DLH Kota Palopo, Emil Nugraha, memastikan persoalan tersebut akan tertangani dalam pekan ini.


    Hal itu disampaikan Emil Nugraha saat ditemui tim Indeksmedia pada Rabu (7/1/2026). Ia mengakui, lonjakan volume sampah pasca Nataru terjadi cukup signifikan dibandingkan hari normal.


    “Dalam kondisi normal, jumlah sampah di Kota Palopo berkisar antara 75 hingga 80 ton per bulan. Namun, pada akhir tahun 2025 lalu, volume sampah meningkat sekitar 30 persen dari kondisi normal. Hal tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas masyarakat serta masuknya musim buah,” ucap Emil.


    Untuk mengatasi persoalan tersebut, DLH Kota Palopo mengerahkan seluruh armada pengangkut sampah yang tersedia. Saat ini, DLH memiliki 11 armada milik pemerintah daerah yang diperkuat empat armada sewa, sehingga total armada yang beroperasi mencapai 15 unit.


    “Pengangkutan sampah diprioritaskan pada jalur-jalur protokol dan titik-titik dengan volume sampah tertinggi,” ujarnya.


    Selain fokus pada pengangkutan di lokasi prioritas, Emil juga merespons berbagai aduan masyarakat yang masuk melalui layanan pengaduan resmi. Ia menjelaskan, petugas kebersihan bahkan melakukan lembur untuk mempercepat proses pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kota Palopo.


    Emil tak menampik bahwa keterbatasan armada menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya penumpukan sampah. Ia mengungkapkan, pada akhir tahun 2025 lalu, armada sewa yang tersedia hanya dua unit.


    “Di tahun 2026 ini, total armada yang beroperasi sudah 15 unit dan itu sudah maksimal. Sedangkan di 2025 akhir kemarin masih terbatas armada yang kami sewa itu hanya sebanyak 2,” tegasnya.


    Meski demikian, Emil menekankan bahwa penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Ia berharap masyarakat Kota Palopo turut berperan aktif dalam pengelolaan sampah sejak dari rumah.


    “Persoalan sampah ini tidak bisa kami tangani sendiri. Kami berharap masyarakat dapat memilah sampah sejak dari rumah. Hal ini akan mempermudah petugas kebersihan dalam proses pengangkutan ke TPA dan ke depan dapat mengurangi volume sampah harian,” tutup Emil.


    Pewarta: Fadly

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama