POSMETRO.ID, PRABUMULIH – Kasus pembegalan kembali terjadi di Kota Prabumulih. Seorang perempuan bernama Fitri Rahayu (27), warga Komplek DKT, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Kejadian berlangsung pada Selasa (23/3/2026) sekitar pukul 19.40 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, wilayah yang diketahui relatif sepi saat malam hari.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, saat itu korban sedang dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BG 3919 CB. Di tengah perjalanan, dua pria tak dikenal yang berboncengan mendekati korban dari arah belakang.
Keduanya kemudian memepet kendaraan korban. Salah satu pelaku sempat mencoba mengambil alih motor dengan mencabut kunci kontak, namun upaya tersebut tidak berhasil.
Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian melakukan tindakan lebih agresif dengan menendang sepeda motor korban hingga terjatuh. Dalam kondisi tersebut, korban tidak dapat mempertahankan kendaraannya.
Pelaku yang telah menguasai situasi selanjutnya membawa kabur sepeda motor korban. Bahkan, pelaku sempat mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis parang.
Korban sempat berupaya mengejar, namun pelaku berhasil melarikan diri.
Peristiwa ini turut terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Rekaman yang beredar memperlihatkan kronologi kejadian, termasuk saat korban terjatuh dan berusaha mengejar pelaku.
Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Prabumulih Barat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi.
Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana melalui Kasat Reskrim AKP Jon Kenedi menyatakan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan.
“Masih dalam tahap lidik,” ujarnya.
Kapolsek Prabumulih Barat Iptu Tomas Siswo Purnomo menambahkan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan langkah awal penanganan di lapangan.
“Tim sudah ke lokasi, saat ini masih penyelidikan,” katanya.
Kejadian ini kembali menjadi perhatian masyarakat terkait keamanan di wilayah Prabumulih, khususnya pada malam hari di titik-titik yang minim aktivitas.
