• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Tiga Titik Pos Mudik di Dairi Dicek, Petugas Diminta Siaga Penuh

    19 Maret 2026, Maret 19, 2026 WIB Last Updated 2026-03-19T09:38:53Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | DAIRI – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Polres Dairi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengecekan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026, Rabu (18/03/2026).


    Pengecekan dilakukan di tiga titik, yakni Pos PAM Simpang Salak di Kecamatan Sidikalang, Pos Pelayanan Simpang Tiga Sitinjo, serta Pos Pelayanan Simpang Silalahi di kawasan Hutan Lae Pondom, Kecamatan Silahisabungan.


    Selain memastikan kesiapan personel, rombongan juga menyerahkan bingkisan kepada petugas gabungan yang berjaga di pos-pos tersebut. Petugas terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta tenaga kesehatan.


    Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, mengatakan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.


    Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan petugas di lapangan, termasuk kelengkapan sarana pendukung serta komunikasi yang berjalan baik antarpos.


    “Petugas harus siaga dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, terutama di titik-titik rawan,” ujarnya.


    Selain itu, personel di lapangan juga diminta aktif mengatur arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan serta menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik.


    Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. Pemudik yang membutuhkan istirahat atau bantuan medis juga dapat memanfaatkan pos pelayanan yang tersedia.


    Sementara itu, Bupati Dairi, Vickner Sinaga, mengingatkan potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada perjalanan mudik, terutama di wilayah perbukitan dan kawasan hutan.


    Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk menempatkan alat berat di sejumlah titik rawan serta meningkatkan koordinasi lintas instansi.


    “Cuaca menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Kesiapan petugas dan koordinasi yang baik sangat penting untuk meminimalkan risiko di lapangan,” katanya.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama