• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Idul Fitri, Walikota Arlan Ajak Warga Prabumulih Rajut Kembali Silaturahmi

    24 Maret 2026, Maret 24, 2026 WIB Last Updated 2026-03-24T07:50:04Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | PRABUMULIH
    – Takbir menggema, menggetarkan pagi yang masih basah oleh embun. Langit Prabumulih seolah ikut bersaksi, ketika ribuan umat Muslim memadati Masjid Agung Islamic Center untuk menunaikan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.


    Di antara lautan jamaah yang mengenakan busana terbaiknya, terselip wajah-wajah penuh haru. Ada yang tersenyum, ada pula yang diam menunduk—mungkin sedang mengingat perjalanan Ramadan yang baru saja berlalu.


    Momentum kemenangan itu terasa semakin lengkap dengan hadirnya Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, bersama keluarga dan jajaran Forkopimda. Tidak sekadar hadir, Arlan menyatu dengan masyarakat, berdiri dalam satu saf, tanpa sekat jabatan.


    Dari mimbar Idul Fitri, pesan yang disampaikan sederhana, namun sarat makna. Idul Fitri, kata Arlan, bukan hanya tentang kembali suci, tetapi juga tentang kembali merajut hubungan yang sempat renggang. Tentang membuka pintu maaf, dan memperkuat kembali silaturahmi yang menjadi fondasi kehidupan sosial.


    “Ini saatnya kita saling memaafkan, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” pesannya.


    Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, pesan itu terasa relevan. Idul Fitri hadir bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai pengingat—bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama.


    Suasana khidmat semakin terasa saat khutbah Idul Fitri berlangsung. Jamaah larut dalam doa, berharap keberkahan, keselamatan, dan kehidupan yang lebih baik ke depan.

    Tak hanya itu, Arlan juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.


    “Rayakan kemenangan ini dengan penuh kebahagiaan, tapi jangan lupa keselamatan tetap yang utama,” imbaunya.


    Di sudut lain kota, Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, juga melaksanakan Salat Id bersama masyarakat, menegaskan bahwa kebersamaan pemerintah dan warga menjadi bagian penting dalam membangun kota.


    Idul Fitri di Prabumulih tahun ini bukan hanya tentang gema takbir dan ramainya jamaah. Lebih dari itu, ia menjadi ruang refleksi—tentang arti maaf, tentang pentingnya persatuan, dan tentang harapan baru yang tumbuh dari kebersamaan.


    Di hari yang fitri ini, Prabumulih seolah berbisik pelan:
    bahwa setelah sebulan menahan diri, kini saatnya membuka hati.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama