• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    POSMETRO.ID

    Iklan

    Kriminal

    Anggaran Mobil Dinas dan Pakaian Gubernur Disorot, DPRD Sumsel, Ini Kata DPRD

    19 April 2026, April 19, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T07:35:33Z
    Masukkan scrip iklan disini


    PALEMBANG, POSMETRO.ID – Rencana pengadaan mobil dinas senilai Rp4,94 miliar serta anggaran pakaian dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan sebesar Rp3 miliar dalam RAPBD Tahun Anggaran 2026 menuai beragam reaksi publik.


    Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Chairul S Matdiah, menegaskan bahwa penganggaran tersebut bukan bentuk pemborosan, melainkan untuk menunjang kinerja kepala daerah.


    “Pengadaan ini dipertimbangkan berdasarkan kelayakan sarana penunjang kinerja. Dengan luas wilayah Sumsel yang mencakup 17 kabupaten/kota, kendaraan operasional yang prima sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas dan koordinasi di lapangan,” ujar Chairul, Jumat (17/4/2026).


    Menurutnya, pengadaan kendaraan dinas baru juga dapat menjadi langkah efisiensi dalam jangka panjang. Hal ini karena kendaraan lama dinilai membutuhkan biaya perawatan yang cukup besar.


    “Dengan kendaraan baru, biaya perawatan bisa ditekan sehingga lebih efisien dalam jangka panjang,” jelas politisi Partai Demokrat tersebut.


    Sementara itu, terkait anggaran pakaian dinas sebesar Rp3 miliar, Chairul menyebut hal itu merupakan bagian dari kebutuhan protokoler yang harus dipenuhi.


    “Gubernur adalah representasi daerah. Dalam berbagai agenda resmi, baik tingkat nasional maupun internasional, penampilan yang sesuai standar protokol menjadi penting untuk menjaga citra dan kewibawaan daerah,” katanya.


    Ia menambahkan, besaran anggaran tersebut telah melalui perhitungan berdasarkan standar harga satuan wilayah serta proyeksi kebutuhan kegiatan pimpinan daerah selama satu tahun anggaran.


    Chairul juga memastikan bahwa penyusunan anggaran telah mempertimbangkan prinsip efisiensi. Menurutnya, yang terpenting adalah penggunaan anggaran tersebut dapat berdampak pada peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.


    “Yang utama adalah bagaimana fasilitas ini mendukung peningkatan kualitas layanan publik dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama