POSMETRO.ID | PRABUMULIH – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Prabumulih mulai memanaskan mesin politik menjelang tahapan Pemilu 2029. Hal itu ditandai dengan audiensi jajaran pengurus PSI Kota Prabumulih bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih, Senin (22/6/2026).
Rombongan PSI dipimpin langsung Ketua DPD PSI Kota Prabumulih, Ade Anggara, didampingi Sekretaris Jhon Edwin Hasbullah serta Bendahara Joko Arif Trianto. Kedatangan mereka diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Kota Prabumulih, Marjuansyah, beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, PSI memperkenalkan susunan kepengurusan partai periode 2026-2031 sekaligus menyerahkan dokumen keanggotaan dan kepengurusan mulai dari tingkat ranting hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Ketua PSI Kota Prabumulih, Ade Anggara, mengatakan audiensi tersebut merupakan bentuk komitmen partainya untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan penyelenggara pemilu sejak dini.
"Kami hadir untuk memperkenalkan kepengurusan PSI Kota Prabumulih periode 2026-2031 yang saat ini sudah lengkap dan siap bekerja. Sekaligus kami menyerahkan dokumen kepengurusan mulai dari tingkat ranting hingga DPC sebagai bentuk kesiapan menghadapi seluruh tahapan verifikasi partai politik," ujar Ade.
Menurutnya, PSI Prabumulih saat ini terus melakukan konsolidasi internal dan penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah agar mampu memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh KPU.
Ade menegaskan pihaknya optimistis mampu melewati tahapan verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual yang akan dilakukan KPU nantinya.
"Kalau hari ini dilakukan verifikasi faktual oleh KPU, kami siap. Kepengurusan sudah lengkap, struktur organisasi sudah terbentuk hingga tingkat bawah, dan kami optimistis PSI Prabumulih siap bertarung pada Pemilu 2029 mendatang," tegasnya.
Ia menambahkan, PSI juga terus memperluas basis keanggotaan dan memperkuat jaringan kader di seluruh wilayah Kota Prabumulih sebagai bagian dari persiapan menuju pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Sementara itu, Plt Ketua KPU Kota Prabumulih, Marjuansyah, menyambut baik langkah PSI yang melakukan audiensi sekaligus menyampaikan perkembangan kepengurusan partainya.
Menurut Marjuansyah, salah satu syarat penting bagi partai politik untuk dapat dinyatakan memenuhi ketentuan sebagai peserta pemilu adalah terpenuhinya jumlah anggota yang tercatat dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
"Sesuai ketentuan, jumlah keanggotaan partai politik minimal satu per seribu dari jumlah penduduk yang dibuktikan melalui Sipol. Untuk Kota Prabumulih sendiri, jumlah penduduk tahun 2026 sekitar 250 ribu jiwa," jelasnya.
Dengan jumlah penduduk tersebut, kata dia, setiap partai politik setidaknya harus memiliki sekitar 250 anggota yang terdaftar dan memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku.
Marjuansyah menegaskan seluruh dokumen yang disampaikan PSI akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Tahapan yang dilakukan meliputi verifikasi administrasi terhadap dokumen kepengurusan dan keanggotaan, yang kemudian dilanjutkan dengan verifikasi faktual di lapangan.
"KPU akan bekerja secara profesional dan sesuai regulasi. Seluruh data yang disampaikan partai politik akan kami lakukan pemeriksaan administrasi terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi faktual untuk memastikan kesesuaian data yang disampaikan," ungkapnya.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum awal bagi PSI Kota Prabumulih untuk menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan politik menuju Pemilu 2029.
Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk dan proses konsolidasi yang terus berjalan, PSI Prabumulih berharap dapat menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan pada kontestasi pemilu mendatang.
*(Jun M
