POSMETRO.ID | OKU – Kondisi jembatan gantung yang membentang di Sungai Laham Kedokan, tepatnya di Desa Kemala Jaya, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, kini dikeluhkan masyarakat, khususnya para petani di wilayah tersebut, Jumat (22/05/2026).
Jembatan gantung sepanjang sekitar 50 meter itu mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir pada tahun 2021. Namun hingga kini, belum ada perbaikan yang dilakukan sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang setiap hari melintas.
Padahal, jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat petani menuju lahan perkebunan dan persawahan mereka.
Kondisi jembatan saat ini dinilai sangat memprihatinkan. Beberapa bagian lantai jembatan sudah jebol dan miring, tali sling tampak kendur, bahkan tiang penyangga juga mulai miring sehingga membahayakan keselamatan warga.
Masyarakat terpaksa harus ekstra hati-hati saat melintasi jembatan tersebut karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.
Juhan, salah seorang petani Desa Kemala Jaya, saat dikonfirmasi mengatakan kerusakan jembatan menjadi persoalan yang sangat krusial bagi masyarakat.
Menurutnya, jembatan gantung tersebut merupakan urat nadi aktivitas ekonomi warga, terutama para petani yang setiap hari menuju kebun dan sawah serta mengangkut hasil panen.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat petani. Kami melintas untuk pergi ke kebun, sawah, sekaligus membawa hasil panen seperti kopi, padi dan hasil bumi lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, rusaknya jembatan juga berdampak besar terhadap aktivitas perekonomian masyarakat di Kecamatan Muara Jaya karena akses pertanian menjadi terganggu.
“Sekarang masyarakat harus berhati-hati saat melintas. Kondisinya sangat mengkhawatirkan dan bisa membahayakan nyawa,” katanya.
Warga berharap pemerintah desa, khususnya Kepala Desa Kemala Jaya, segera mengambil langkah perbaikan agar jembatan tersebut tidak terus dibiarkan dalam kondisi rusak parah.
“Kami berharap jembatan ini segera diperbaiki supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” harapnya. (Handoko)
