POSMETRO.ID | PRABUMULIH – Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026, PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Prabumulih menggelar berbagai kegiatan edukatif dan aksi nyata pelestarian lingkungan yang melibatkan pelajar, masyarakat, hingga komunitas peduli lingkungan.
Mengusung semangat aksi bersama menghadapi perubahan iklim, rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui program edukasi di sekolah, kompetisi bertema lingkungan, penanaman pohon produktif, hingga konservasi habitat gajah di kawasan Hutan Benakat Semanggus, Sumatera Selatan.
Kegiatan diawali melalui roadshow edukasi bertajuk “Zona 4 Mengajar” yang digelar di SMAN 5, SMAN 3, dan SMAN 2 Prabumulih sepanjang Mei 2026. Sedikitnya 500 pelajar mengikuti program tersebut untuk memperluas pemahaman mengenai perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, serta praktik operasi migas yang berkelanjutan.
Assistant Manager Environmental PEP Zona 4, Helmi Purnama, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang kini menjadi isu global.
"Perubahan iklim merupakan persoalan nyata yang membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kami berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi menjaga lingkungan sejak dini," ujarnya.
Selain memberikan pemahaman tentang penyebab dan dampak perubahan iklim, Pertamina juga memperkenalkan berbagai langkah mitigasi dan adaptasi yang dilakukan perusahaan dalam menjalankan operasi industri minyak dan gas secara bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, PEP Zona 4 turut memperkenalkan berbagai program sosial kemasyarakatan dan program beasiswa yang menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap dunia pendidikan.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih, Mulyadi Musa, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, edukasi lingkungan kepada generasi muda menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kelestarian lingkungan.
"Dari kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga berani bersuara dan bertindak untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kota Prabumulih," katanya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti diskusi, kuis, hingga sesi tanya jawab. Salah seorang peserta, Ethelbert Dustin Lawrance Tahapary, siswa kelas XI SMAN 3 Prabumulih, mengaku mendapat banyak wawasan baru terkait perubahan iklim.
"Ternyata perubahan iklim bisa dicegah dari hal-hal kecil yang kita lakukan sehari-hari. Saya juga jadi tertarik mendalami bidang lingkungan dan berharap suatu saat bisa berkarier di Pertamina," ujarnya.
Sebagai bentuk keterlibatan masyarakat yang lebih luas, PEP Zona 4 juga menggelar sejumlah kompetisi bertema lingkungan, mulai dari lomba esai tingkat SMA, lomba mewarnai untuk siswa SD, lomba video inovasi pengelolaan sampah, hingga lomba stand-up comedy bertema lingkungan hidup.
Manager Health, Safety, Security and Environment (HSSE) PEP Zona 4, Irwan Gasgoro, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui pendekatan kreatif dan edukatif.
"Melalui kolaborasi bersama DLH Prabumulih, kami ingin mendorong partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin peduli terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim," ungkapnya.
Selain kegiatan edukasi dan kompetisi, PEP Zona 4 juga melaksanakan penanaman pohon buah produktif serta aksi konservasi habitat gajah di kawasan Hutan Benakat Semanggus melalui penanaman pohon pelindung ekosistem dan tanaman pakan satwa.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pertamina EP Zona 4 berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di masa mendatang.
