• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    POSMETRO.ID

    Iklan

    Kriminal

    HLH Sedunia 2026, PHR Zona 4 dan Pemkot Prabumulih Ajak Generasi Muda Peduli Perubahan Iklim

    06 Juni 2026, Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-14T13:42:01Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID, PRABUMULIH -  Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus ditunjukkan PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 melalui berbagai kegiatan edukatif dan aksi nyata yang melibatkan masyarakat. 


    Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, perusahaan yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan tersebut berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Prabumulih menggelar serangkaian program yang berfokus pada peningkatan kesadaran lingkungan, mitigasi perubahan iklim, serta konservasi keanekaragaman hayati.


    Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi dan keberlanjutan ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga melibatkan kalangan pelajar sebagai generasi penerus yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.


    Beragam agenda disiapkan dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini.


    Mulai dari edukasi lingkungan di sekolah-sekolah, kompetisi kreatif bertema lingkungan, penanaman pohon buah produktif, hingga aksi konservasi habitat gajah di kawasan Hutan Benakat Semangus, Sumatera Selatan.


    Rangkaian kegiatan diawali dengan program edukasi bertajuk “Zona 4 Mengajar” yang digelar pada Mei 2026.


    Kegiatan tersebut menyambangi tiga sekolah menengah atas di Kota Prabumulih, yakni SMAN 5 Prabumulih, SMAN 3 Prabumulih, dan SMAN 2 Prabumulih.


    Lebih dari 500 siswa mengikuti kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai isu perubahan iklim yang saat ini menjadi salah satu tantangan global terbesar.


    Selain membahas dampak perubahan iklim terhadap kehidupan manusia dan lingkungan, para siswa juga mendapatkan wawasan mengenai praktik operasi industri minyak dan gas yang berkelanjutan.


    Assistant Manager Environmental PEP Zona 4, Helmi Purnama, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa perubahan iklim merupakan persoalan nyata yang membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk mengatasinya.


    Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, komunitas, lembaga pendidikan, hingga masyarakat memiliki peran masing-masing dalam upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim.


    “Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para pelajar untuk memahami penyebab perubahan iklim, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko yang ditimbulkan.


    Generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan di masa depan,” ujarnya.


    Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai program yang dijalankan Pertamina EP Zona 4 dalam mendukung operasional migas yang ramah lingkungan.


    Perusahaan menjelaskan berbagai upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang diterapkan di wilayah operasinya sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan.


    Tak hanya itu, Pertamina EP Zona 4 turut memperkenalkan sejumlah program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk program pemberdayaan masyarakat dan beasiswa pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar untuk mendukung pengembangan kompetensi mereka di masa depan.


    Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih turut memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik.


    Para siswa diajak memahami bahwa langkah sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.


    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih, Drs Mulyadi Musa MSi, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu perubahan iklim sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan.


    “Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga berani bersuara dan mengambil tindakan nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kota Prabumulih,” kata Mulyadi.


    Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satunya disampaikan oleh Ethelbert Dustin Lawrance Tahapary, siswa kelas XI SMAN 3 Prabumulih. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru terkait perubahan iklim dan berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampaknya.


    “Wawasan kami jadi bertambah. Ternyata perubahan iklim bisa dicegah dari hal-hal kecil yang bisa dilakukan setiap hari. Dampaknya sangat besar bagi Indonesia.


    Saya juga jadi tertarik untuk melanjutkan pendidikan di bidang teknik lingkungan dan berharap suatu saat bisa bekerja di Pertamina,” ujarnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama