• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Puluhan Rumah di Muara Enim Lubuk Linggau Terendam Banjir

    19 Juni 2026, Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T15:23:29Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | LUBUK LINGGAU
    – Tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Lubuk Linggau sejak dini hari menyebabkan aliran sungai di Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I meluap. Akibatnya, puluhan rumah warga yang berada di bantaran sungai terendam banjir, Kamis (18/6/2026).

    Merespons kondisi tersebut, jajaran Polsek Lubuk Linggau Barat, Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, langsung turun ke lokasi untuk memantau situasi, melakukan pendataan, serta memastikan keselamatan warga terdampak.

    Berdasarkan data di lapangan, banjir merendam sedikitnya 31 kepala keluarga (KK) yang tersebar di tiga wilayah rukun tetangga (RT) di Kelurahan Muara Enim. Rinciannya, RT 02 sebanyak 18 KK, RT 06 sebanyak 10 KK, dan RT 07 sebanyak tiga KK.

    Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kapolsek Lubuk Linggau Barat Iptu Zendra Kurniawan menjelaskan, banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Lubuk Linggau selama kurang lebih dua jam.

    "Hujan lebat yang terjadi sejak pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga di Kelurahan Muara Enim," ujar Zendra.

    Meski merendam puluhan rumah warga, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga mengalami kerugian material akibat rumah dan barang-barang milik mereka terendam air.

    Usai menerima laporan, personel Unit Intelkam Polsek Lubuk Linggau Barat langsung melakukan peninjauan dan pengecekan secara door to door terhadap rumah-rumah warga yang terdampak banjir.

    Dari hasil pemantauan terakhir, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Ketinggian air di sejumlah titik permukiman warga terus menurun seiring normalnya aliran sungai.

    Meski demikian, masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai diimbau tetap waspada. Pasalnya, cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi dan dapat kembali memicu luapan air sungai.

    "Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem," pungkasnya. (Dang)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama