POSMETRO.ID | LAHAT – SMP Negeri 6 Lahat kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik dan religius melalui kegiatan Tahfidz Al-Qur'an Juz 29 dan 30 bagi siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Al Mutaqin, Senin (1/6/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Niel Adrin SE MAP, beserta jajaran dinas, para kepala sekolah, siswa kelas IX, serta wali murid.
Kepala SMP Negeri 6 Lahat, Rahmi Parianti SPd, mengatakan program tahfidz merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari muatan keagamaan yang menjadi ciri khas sekolah.
Menurutnya, dari seluruh peserta didik kelas IX, sebanyak 18 siswa berhasil menuntaskan hafalan Juz 29, sementara 67 siswa lainnya memperoleh predikat sangat baik dalam program tahfidz yang dijalankan sekolah.
“Program ini merupakan salah satu unggulan sekolah kami. SMP Negeri 6 Lahat menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Lahat yang memiliki muatan keagamaan yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari, seperti tasmik, muhadharah, dan berbagai pembiasaan keagamaan lainnya,” ujar Rahmi.
Ia menjelaskan, sekolah menargetkan seluruh siswa minimal menghafal Juz 30 sebelum lulus. Bahkan, pada tahun ini terdapat siswa yang telah menyelesaikan hafalan Juz 29 sejak masih duduk di bangku kelas VII.
Rahmi berharap program tersebut terus mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lahat, terutama dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan serta penguatan kualitas pembelajaran.
Sementara itu, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, mengaku bangga atas keberhasilan SMP Negeri 6 Lahat dalam memadukan pendidikan umum dengan pendidikan Al-Qur'an sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, kemampuan menghafal Al-Qur'an sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam membangun generasi penerus yang berakhlak dan berintegritas.
“Ini merupakan suatu kemajuan. Anak-anak tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan umum, tetapi juga nilai-nilai Al-Qur'an yang akan tertanam dalam diri mereka sejak dini. Mereka adalah estafet kepemimpinan bangsa Indonesia, khususnya di Kabupaten Lahat,” kata Bursah.
Ia menilai langkah SMP Negeri 6 Lahat patut diapresiasi karena belum banyak sekolah umum yang menjadikan Al-Qur'an sebagai salah satu fondasi dalam pembangunan karakter siswa.
“Pendidikan tidak hanya berorientasi pada ilmu pengetahuan semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pendidikan agama agar tercipta keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bursah juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang kuat melalui peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas yang memadai, serta menciptakan ruang belajar yang merdeka dan mendorong siswa berpikir kritis dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kegiatan tahfidz ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri 6 Lahat dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.
