POSMETRO.ID, LUBUK LINGGAU – Sebanyak 528 Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Kota Lubuk Linggau resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, di Gedung Kesenian, Kamis (9/7/2026).
Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa bakti Ketua RT periode 2026–2031. Berbeda dengan periode sebelumnya, masa jabatan kali ini berlangsung selama lima tahun.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, jajaran kepala OPD, perwakilan Kodim, Kapolres, para camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Yoppy Karim menegaskan bahwa Ketua RT merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, para Ketua RT diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sekaligus menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dan warga.
"Semoga seluruh Ketua RT yang telah dilantik dapat memegang teguh komitmen dalam pakta integritas, serta menjalankan tugas dan amanah dengan penuh tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya sebagai Ketua RT," tegasnya.
Yoppy juga mengingatkan bahwa seluruh rangkaian pemilihan Ketua RT telah selesai. Kini saatnya para Ketua RT merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.
"Jangan ada lagi sekat-sekat di tengah masyarakat. Rangkul seluruh warga tanpa membeda-bedakan golongan maupun pilihan. Mari bersama-sama membangun lingkungan yang rukun, harmonis, aman, dan mendukung terwujudnya Lubuk Linggau Juara," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga ditentukan oleh peran aktif Ketua RT sebagai garda terdepan yang memahami kondisi dan persoalan masyarakat di lingkungannya masing-masing.
Pelantikan ini menjadi awal bagi Pemerintah Kota Lubuk Linggau untuk memperkuat sinergi dengan para Ketua RT sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempererat persatuan masyarakat, serta mempercepat pembangunan mulai dari tingkat lingkungan.
(Dang)
