POSMETRO.ID | PRABUMULIH – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Khitanan Anak Hebat. Bekerja sama dengan Baituzzakah Amanah Manfaat Umat (Bazma), perusahaan menggelar khitanan massal bagi 265 anak di sejumlah wilayah operasi.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di wilayah kerja PEP Prabumulih, PEP Limau, PEP Pendopo, dan PEP Adera sepanjang akhir Juni hingga awal Juli 2026.
Selain memperoleh layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga menerima santunan, suvenir, serta fasilitas konsultasi kesehatan di klinik.
Manager Relations PHR Zona 4, Frans A. Hukom, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga di sekitar wilayah operasi.
"Khitanan massal gratis ini diperuntukkan bagi anak-anak yang membutuhkan di sekitar wilayah operasi kami. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan baik perusahaan dengan masyarakat," ujar Frans.
Rangkaian kegiatan diawali di Kantor Bazma Prabumulih, Komperta Prabumulih, dengan melibatkan sekitar 100 anak dari wilayah operasi PEP Prabumulih Field dan PEP Limau Field.
Selanjutnya, khitanan massal digelar di Gedung Arsendora PEP Pendopo Field yang diikuti 50 anak dari sejumlah desa di Kecamatan Talang Ubi. Kegiatan serupa juga berlangsung di Aula Balai Ria PEP Adera Field dengan peserta 50 anak dari desa-desa sekitar wilayah operasi.
Sementara itu, PEP Limau Field mengakhiri rangkaian kegiatan melalui khitanan massal di Kantor Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, yang diikuti 65 anak dari enam desa sekitar.
Program tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kepala Desa Tanjung Miring, Amrullah, menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat.
"Khitanan massal ini meringankan beban para orang tua. Anak-anak juga senang mengikuti kegiatan ini. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," katanya.
