• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    POSMETRO.ID

    Iklan

    Kriminal

    Jelang HUT RI, Tiga Sumur Infill Zona 4 Berpotensi Tambah Produksi 1.400 BOPD

    10 Agustus 2026, Agustus 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T06:24:33Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | PRABUMULIH — Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 mencatatkan keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di wilayah Sumatera Selatan. Tiga sumur tersebut berpotensi memberikan tambahan produksi minyak lebih dari 1.400 barel per hari (BOPD) serta gas lebih dari 4 MMSCFD.


    Tiga sumur baru tersebut yakni KRG-042 di wilayah kerja Pertamina EP Limau Field, serta DWA-071 dan BNG-081 yang berada di wilayah kerja Pertamina EP Adera Field.


    Senior Manager Subsurface Development & Planning Zona 4, Reza Nur Ardianto, mengatakan keberhasilan pengembangan tiga sumur infill tersebut merupakan hasil penerapan teknologi dan pendekatan baru untuk mengoptimalkan potensi migas pada lapangan yang telah memasuki fase mature.


    “Keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di Zona 4 merupakan buah dari inovasi pendekatan dan penerapan teknologi andal dalam upaya untuk terus mengoptimalkan potensi migas di lapangan mature,” ujar Reza.


    Sumur KRG-042 yang berada di Struktur Karangan Timur, Kota Prabumulih, dikembangkan dengan teknologi Electric Submersible Pump (ESP). Setelah dibor selama 25 hari, sumur tersebut menjalani uji alir awal pada 16 Juli 2026 dan menunjukkan potensi produksi mencapai 777 BOPD.


    Sementara itu, sumur DWA-071 berada di Struktur Dewa, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sumur ini menjadi pengembangan pertama di struktur tersebut setelah lebih dari enam tahun sejak pengeboran DWA-070 pada 2019.


    DWA-071 dibor selama 47 hari dan berdasarkan uji alir awal pada 15 Juli 2026 menunjukkan potensi produksi 375,84 BOPD serta gas 0,196 MMSCFD.


    Pengembangan DWA-071 didukung data dari survei 3D Seismik IDAMAN yang dilaksanakan pada 2024 hingga 2025. Data tersebut menjadi salah satu dasar untuk pengembangan lapangan secara infill dan ekstensif.


    Adapun sumur ketiga, BNG-081, berada di Struktur Benuang, Kabupaten PALI. Sumur tersebut dibor selama 30 hari dan pada uji alir awal 20 Juli 2026 menunjukkan potensi produksi 264,4 BOPD dan gas 3,064 MMSCFD.


    Pengembangan BNG-081 didukung hasil 3D Seismik Karbela yang antara lain ditujukan untuk pengembangan lapangan secara infill dan ekstensif di sejumlah area, termasuk Benuang, Belimbing, Betung dan Niru.


    Dengan tambahan dari tiga sumur tersebut, PHR Zona 4 hingga akhir Juli 2026 telah menyelesaikan 40 sumur pengembangan.


    Pjs. General Manager PHR Zona 4, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, mengatakan pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi migas sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.


    “Pertamina EP Zona 4 akan terus melakukan upaya peningkatan produksi dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden untuk ketahanan energi. Kita senantiasa pantang menyerah mencari dan mengembangkan potensi melalui infill drilling di area wilayah kerja,” kata Luthfi.


    Hingga akhir 2026, PHR Zona 4 menargetkan penyelesaian 83 sumur pengembangan. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mencapai target produksi tahun ini sebesar 30.305 BOPD minyak dan 485,07 MMSCFD gas.


    Luthfi juga meminta dukungan masyarakat agar seluruh kegiatan pengeboran dan pengembangan sumur dapat berjalan aman dan lancar.


    “Mohon doa dan support seluruh lapisan masyarakat agar pekerjaan berjalan safe dan berhasil,” tutupnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama