POSMETRO.ID | LAHAT — Turnamen Bola Voli Adaro Cup antar desa dan kelurahan se-Kabupaten Lahat resmi berakhir. Kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi panggung bagi pemain-pemain berbakat dari berbagai desa, kelurahan hingga kalangan pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama saat pertandingan memasuki babak puncak yang mempertemukan tim-tim terbaik hasil persaingan dari berbagai wilayah di Kabupaten Lahat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lahat, Hasperi Susanto, menilai Adaro Cup memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi untuk menentukan tim terbaik. Menurutnya, turnamen tersebut dapat menjadi sarana talent scouting untuk menemukan pemain-pemain berbakat yang selama ini belum memperoleh kesempatan tampil di level yang lebih tinggi.
“Harapannya, turnamen ini bukan sekadar ajang meraih juara, melainkan menjadi jembatan pencarian bakat. Para pemain potensial yang muncul dari tingkat desa dan sekolah nantinya dapat masuk dalam program pembinaan berkelanjutan di bawah naungan PBVSI dan KONI Lahat,” ujar Hasperi.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan agar talenta-talenta yang ditemukan melalui turnamen tersebut tidak berhenti setelah kompetisi berakhir.
Hasperi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT MIP atas dukungannya terhadap penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat melalui kegiatan olahraga.
Sementara itu, perwakilan manajemen PT Adaro menyampaikan bahwa penyelenggaraan Adaro Cup merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan olahraga, khususnya cabang bola voli. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
“Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu mempererat tali silaturahmi antardesa dan kelurahan serta melahirkan bibit-bibit atlet voli yang berprestasi,” ungkapnya.
Berakhirnya kompetisi justru membuka harapan baru bagi dunia olahraga Kabupaten Lahat. Sejumlah talenta muda potensial yang tampil sepanjang turnamen diharapkan dapat dipantau dan mendapatkan pembinaan lebih lanjut, sehingga ke depan mampu memperkuat tim bola voli Kabupaten Lahat di berbagai level kompetisi.
