• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    POSMETRO.ID

    Iklan

    Kriminal

    Tinjau Panen Raya di Muara Sugihan, Bupati Askolani Dorong Petani Serentak Tanam untuk Tekan Serangan Hama Tikus

    02 Agustus 2026, Agustus 02, 2026 WIB Last Updated 2026-08-02T03:15:33Z
    Masukkan scrip iklan disini







    Muara Sugihan,Posmetro.id – Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, mengajak petani menerapkan pola tanam serentak sebagai upaya mengurangi serangan hama tikus yang masih menjadi tantangan dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Panen Raya Indeks Pertanaman (IP) 200 di Desa Tirta Raharja dan meninjau tanaman jagung IP 300 di Desa Rejosari, Kecamatan Muara Sugihan, Kamis (9/7/2026).


    Dalam kesempatan itu, Askolani mengatakan hasil panen padi di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 3 hingga 4 ton. Meski demikian, petani diminta segera menyelesaikan proses panen agar hasilnya tidak mengalami kerusakan akibat serangan hama tikus.


    "Kita berharap panen hari ini dapat berjalan lancar dan seluruh hasilnya bisa diselamatkan dari serangan hama tikus. Karena itu saya mengimbau para petani untuk segera menyelesaikan panen. Ke depan, pola tanam harus dilakukan secara serentak agar serangan hama dapat ditekan," ujar Askolani.


    Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan kepada para petani agar produktivitas pertanian Banyuasin tetap terjaga. Selain memastikan keberhasilan panen, pemerintah juga ingin mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi petani sehingga dapat segera dicarikan solusi.


    Askolani mengungkapkan hingga saat ini produksi padi Kabupaten Banyuasin telah mencapai sekitar 1.044.000 ton. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Banyuasin untuk terus 

    mempertahankan perannya sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sumatera Selatan.


    "Kami hadir di tengah-tengah petani bukan hanya untuk ikut memanen, tetapi juga memberikan semangat, mendengar aspirasi mereka, sekaligus mencari solusi atas kendala yang masih dihadapi. Mudah-mudahan produksi padi Banyuasin terus meningkat dari tahun ke tahun," katanya.


    Usai memanen padi, Bupati melanjutkan peninjauan lahan jagung IP 300 di Desa Rejosari. Ia menilai pemanfaatan musim kemarau untuk menanam jagung merupakan langkah yang tepat karena tanaman tersebut lebih optimal tumbuh pada kondisi cuaca kering.


    "Petani Banyuasin sudah memiliki pengalaman yang baik dalam menentukan pola tanam. Saat musim kemarau seperti sekarang adalah waktu yang tepat untuk menanam jagung. Dengan pengelolaan yang baik, saya optimistis hasil panennya juga akan maksimal," ungkapnya.


    Ia berharap kemampuan petani dalam mengatur pola tanam padi dan jagung dapat terus ditingkatkan sehingga produksi pertanian Banyuasin semakin berkualitas dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.


    Kegiatan panen raya dan peninjauan tersebut turut dihadiri Asisten I Setda Banyuasin Ir. Alpian Soleh, MM, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banyuasin Sarip, SP., MM., Kepala BPBD Reza Agust Perdana, SE., M.Si., Plt. Kepala Dinas Kominfo Hj. Ida Bahagia, SH., MM., Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Indah Deryane, M.Kes., Plt. Kepala Disperkimtan Ahmad Sabarudin, ST., M.Si., serta Sekretaris Camat Muara Sugihan Nyamirin, SP., M.Si.

    Editor:RD


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama