POSMETRO.ID | LAHAT — Sebanyak 165 pelajar dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat ambil bagian dalam Festival Pencak Silat Harimau Putih Gumay Club Antar Pelajar se-Kabupaten Lahat 2026.
Festival yang memperebutkan Piala Bergilir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat tersebut resmi dibuka di Gedung Pertemuan Pemda Lahat, Rabu (16/9/2026).
Antusiasme pelajar mengikuti ajang ini cukup tinggi. Tercatat lebih dari 300 peserta mendaftar. Setelah melalui seleksi administrasi, sebanyak 165 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk turun ke gelanggang.
Pembukaan festival dihadiri Asisten III Setda Lahat Zubhan Awali, S.STP., M.Si., yang mewakili Bupati Lahat Bursah Zarnubi. Hadir pula perwakilan Dispora, Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Kesenian Lahat, para kepala sekolah serta orang tua peserta.
Mewakili Bupati Lahat, Zubhan Awali menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti pencak silat dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda.
"Bapak Bupati mengucapkan selamat atas terlaksananya Festival Pencak Silat Harimau Putih Gumay Club antar pelajar se-Kabupaten Lahat. Semoga ajang ini melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat berkualitas yang mampu mengharumkan nama Lahat," ujar Zubhan.
Ia juga menilai pencak silat tidak sebatas olahraga bela diri, tetapi bagian dari budaya Indonesia yang perlu terus dilestarikan.
"Generasi muda harus kreatif, aktif dan sehat jasmani maupun rohani. Pencak silat bukan sekadar seni bela diri, tetapi budaya asli Indonesia yang harus kita jaga," katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival, Medi Yudiansyah, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menjadi indikator besarnya minat pelajar terhadap pencak silat.
"Dari lebih dari 300 pendaftar, sebanyak 165 peserta lolos seleksi administrasi dan tampil pada festival ini," jelas Medi.
Menurutnya, festival perdana ini baru melibatkan satu perguruan, yakni Perguruan Pencak Silat Cahaya Bintang Sakti Kabupaten Lahat. Padahal, terdapat enam perguruan pencak silat lainnya yang aktif di bawah naungan IPSI Lahat.
Karena itu, pihaknya menargetkan penyelenggaraan berikutnya dapat dikembangkan dengan jumlah peserta lebih besar, bahkan hingga tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
"Target ke depan bisa mencapai 600 peserta dan naik ke tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Kami berharap Kabupaten Lahat dapat menjadi salah satu barometer olahraga pencak silat," tegasnya.
Dari hasil pertandingan, sejumlah sekolah berhasil meraih predikat juara umum.
Untuk kategori Juara Umum Putra, posisi pertama diraih SDN 5 Merapi Barat, disusul SD 6 Merapi Barat dan SD NU Lahat.
Sedangkan kategori Juara Umum Putri, juara pertama diraih SMKN 4 Lahat, juara kedua SDN 12 Lahat dan juara ketiga SDN 1 Gumay Ulu.
Sementara Juara Harapan 1 diraih SMPN 1 Gumay Ulu dan Juara Harapan 2 SDN 3 Lahat.
Persaingan di atas gelanggang berlangsung ketat. Namun, seluruh peserta tetap menjunjung sportivitas hingga festival berakhir.
Ajang tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, mental bertanding dan disiplin, sekaligus menjaga keberlangsungan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
