POSMETRO.ID | PRABUMULIH – Gelar juara Kejuaraan Tenis Wali Kota Cup 2026 Kota Prabumulih berhasil dibawa pulang tim ATC dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel). Tim tersebut tampil sebagai yang terbaik dalam turnamen yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026).
Sementara itu, Pelti Musi Banyuasin (Muba) harus puas menempati posisi kedua. Adapun posisi ketiga bersama diraih Pelti Prabumulih dan Trans Banyuasin.
Hasil tersebut memperlihatkan persaingan antartim dalam kejuaraan yang tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan membangun sportivitas di kalangan pencinta tenis.
Kejuaraan Wali Kota Cup 2026 menjadi momentum bagi para peserta untuk menguji kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan dalam suasana kompetisi. Setiap tim membawa semangat untuk memberikan permainan terbaik, dengan gelar juara menjadi target yang ingin dicapai.
Di balik hasil akhir turnamen, terdapat nilai yang lebih luas daripada sekadar kemenangan. Olahraga tenis menuntut konsentrasi, ketepatan, strategi, serta mental bertanding yang kuat. Pada saat bersamaan, para pemain juga dituntut menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati lawan.
Pemerintah Kota Prabumulih turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Walikota Prabumulih H. Arlan melalui Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, ST, MM, yang hadir didampingi Asisten Administrasi Umum Dr. Drs. H. Aris Priadi, SH, MH.
Melalui Sekda, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada para juara atas prestasi yang diraih. Kemenangan diharapkan menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mengejar prestasi yang lebih tinggi.
Sementara bagi tim yang belum berhasil meraih gelar tertinggi, hasil pertandingan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Kejuaraan seperti Wali Kota Cup diharapkan mampu menjaga gairah olahraga tenis di Prabumulih sekaligus memperkuat hubungan antarklub dan komunitas tenis dari berbagai daerah.
Kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan juga dapat menjadi ruang untuk mengukur perkembangan kemampuan pemain. Dengan pembinaan dan kesempatan bertanding yang memadai, atlet berpeluang meningkatkan kualitas permainan dan bersaing pada kejuaraan dengan level lebih tinggi.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Direktur II Jamintel Kejaksaan Agung RI Subeno, SH, MH; Kepala Bagian Hukum Provinsi Sumatera Selatan Dudi Nopriadi, SH, MH; Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin Irian Setiawan, SH, M.Si; serta Ketua Pengadilan Negeri Muara Enim.
Hasil akhir Wali Kota Cup 2026 menempatkan ATC Kejati Sumsel sebagai kampiun, disusul Pelti Muba di posisi kedua. Sementara Pelti Prabumulih dan Trans Banyuasin berbagi tempat ketiga.
Namun, lebih dari sekadar trofi, kejuaraan ini membawa pesan bahwa prestasi tumbuh melalui latihan, disiplin, dan kompetisi yang sehat. Sebab, kemenangan bukanlah akhir perjalanan, melainkan dorongan untuk terus berkembang.
