PRABUMULIH, PP – Presiden Direktur Pertamina EP Syamsu Alam didampingi Direktur Operasi Satoto Agustono pada minggu (07/04) sore datang ke Prabumulih. Kunjungan ini sebagai wujud komitmen pimpinan tertinggi di perusahaan sekaligus memberikan dukungan moril kepada tim penanggulangan keadaan darurat yang sedang berjuang untuk dapat mengendalikan kick gas dari sumur TLJ 25 INF .
“Bagi tim penanggulangan sumur TLJ 25 INF saya harap tetap semangat berjuang mengendalikan kick dari sumur TLJ 25 INF ini. Kami para BOD memberi perhatian khusus untuk penanganan kick TLJ 25 INF “ Ujar Syamsu Alam.
Untuk mengendalikan kick agar tetap terjaga tekanan gas yang keluar dari sumur, pada hari Senin (08/04) dilakukan injeksi lumpur berat dengan SG 1,9 dan volume sebanyak 1000 barel sekaligus disiapkan upaya perforasi untuk mengurangi tekanan gas melalui sumur TLJ 157 yang berada tidak jauh dari sumur TLJ 25 INF.
Lebih lanjut berdasarkan hasil pemantauan udara yang dilakukan tim Pertamina EP didapati bahwa Gas pada radius 300 – 500 dalam status aman dan tingkat kebisingan pada radius yang sama menunjukkan tren penurunan dengan angka kebisingan sekitar 60 sampai dengan 80 desibel.
Sementara itu, kondisi warga dalam penampungan terpantau dalam keadaan sehat, dan Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih telah menyiapkan tenaga medis yang standby 24 jam di posko – posko warga. Guna menjaga psikologis warga selama dalam lokasi penampungan, diadakan kegiatan yang bersifat menghibur seperti tausiyah agama, layar tancap, lomba untuk anak – anak dan bimbingan belajar bagi anak – anak dengan usia sekolah. (PEP/PP/RED)
Berita Terkait :
- Sumur Blowout, Besaran Ganti Rugi Disesuaikan
- Simulasi Dynamic Killing Pertamina Berhasil
- Hentikan Semburan, Pertamina Lakukan Simulasi Dinamic Killing
- Korban Semburan Gas Mulai Terserang Penyakit Kulit
- Perlahan Tapi Pasti, Lumpur Blowot Mulai Aliri Sungai di Prabumulih
- Dewan Desak Pertamina Lebih Serius Tangani Korban Semburan Gas
- Blowout Sumur Pertamina Prabumulih Dalam Gambar
- Tak Mau Kalah, Pertamina Sebut Blowout Akibat Faktor Alam
- Ridho Yahya Kunjungi Korban Semburan Gas Pertamina
- Sumur Blowout, Pertamina Pastikan Bertanggungjawab
- Sumur Pertamina Prabumulih Blow Out, Ribuan Warga Dievakuasi
- Limbah Minyak PT.Gold Water Cemari Lingkungan
“Bagi tim penanggulangan sumur TLJ 25 INF saya harap tetap semangat berjuang mengendalikan kick dari sumur TLJ 25 INF ini. Kami para BOD memberi perhatian khusus untuk penanganan kick TLJ 25 INF “ Ujar Syamsu Alam.
Untuk mengendalikan kick agar tetap terjaga tekanan gas yang keluar dari sumur, pada hari Senin (08/04) dilakukan injeksi lumpur berat dengan SG 1,9 dan volume sebanyak 1000 barel sekaligus disiapkan upaya perforasi untuk mengurangi tekanan gas melalui sumur TLJ 157 yang berada tidak jauh dari sumur TLJ 25 INF.
Lebih lanjut berdasarkan hasil pemantauan udara yang dilakukan tim Pertamina EP didapati bahwa Gas pada radius 300 – 500 dalam status aman dan tingkat kebisingan pada radius yang sama menunjukkan tren penurunan dengan angka kebisingan sekitar 60 sampai dengan 80 desibel.
Sementara itu, kondisi warga dalam penampungan terpantau dalam keadaan sehat, dan Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih telah menyiapkan tenaga medis yang standby 24 jam di posko – posko warga. Guna menjaga psikologis warga selama dalam lokasi penampungan, diadakan kegiatan yang bersifat menghibur seperti tausiyah agama, layar tancap, lomba untuk anak – anak dan bimbingan belajar bagi anak – anak dengan usia sekolah. (PEP/PP/RED)
Berita Terkait :
- Sumur Blowout, Besaran Ganti Rugi Disesuaikan
- Simulasi Dynamic Killing Pertamina Berhasil
- Hentikan Semburan, Pertamina Lakukan Simulasi Dinamic Killing
- Korban Semburan Gas Mulai Terserang Penyakit Kulit
- Perlahan Tapi Pasti, Lumpur Blowot Mulai Aliri Sungai di Prabumulih
- Dewan Desak Pertamina Lebih Serius Tangani Korban Semburan Gas
- Blowout Sumur Pertamina Prabumulih Dalam Gambar
- Tak Mau Kalah, Pertamina Sebut Blowout Akibat Faktor Alam
- Ridho Yahya Kunjungi Korban Semburan Gas Pertamina
- Sumur Blowout, Pertamina Pastikan Bertanggungjawab
- Sumur Pertamina Prabumulih Blow Out, Ribuan Warga Dievakuasi
- Limbah Minyak PT.Gold Water Cemari Lingkungan
