• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    POSMETRO.ID

    Iklan

    Kriminal

    Payuputat Rusuh, Warga Anarkis

    28 Mei 2013, Mei 28, 2013 WIB Last Updated 2013-05-30T17:26:30Z
    Masukkan scrip iklan disini

    PAYUPUTAT, PP--Gara-gara tanah, warga Payuputat hajar Lurah Payuputat Prana Desta dan merusak Kantor Lurah Payuputat. Aksi anarkis warga sendiri tak dapat dibendung oleh aparat keamanan, bahkan Kapolres Prabumulih AKBP Yerry Oskag SIK sendiri terkena lemparan warga yang "ngamuk" tak terkendali.

    Dari informasi yang dihimpun dari warga Payuputat sendiri, kejadian ini sebenarnya sudah lama ada. Dan puncaknya adalah kejadian hari ini, massa mendatangi Kantor Lurah dan meminta pertanggungjawaban Lurah Payuputat, Prana Desta. Kedatangan warga sendiria ingin menanyakan kejelasan tanah yang katanya dijual oleh Lurah Prana Desta kepada calo tanah.
    "Makmane kami dak kesal, tanah ini katonyo dijual samo warga, sudah ada surat jual beli, dan ditandatangani warga. Padahal kami pernah nandotangani surat jual beli," ujar warga yang tak mau disebut namanya. Ia pun tak habis pikir, mengapa sang Lurah beraninya melakukan hal ini. "Ado sekita 150 hektar tanah yang sudah ditandotangani surat jual belinyo, tapi kami menyangkalnya, kareno kami dak meraso menjual tanah itu dan jugo duit hasil jual beli jugo dak katek dienjokke samo warga," tambah warga tadi. Kejadian sendiri terjadi pukul 16.00 WIB, Selasa (28/5). Dari keterangan warga, tanah yang diperjualbelikan sefihak  adalah tanah warga Payuputat didekat perbatasan Desa Tanjung Telang dan Desa Sungai Medang Prabumulih


    Hampir dua jam lebih sang Lurah Desta terkurung dalam ruangan di Kantor Lurah dan menjadi bulanan-bulanan warga yang melempar batu, melempar kayu dan berusaha menghancurkan gedung Kantor Lurah. Bahkan Wakil Walikota Prabumulih, Andriansyah Fikri yang melihat kejadian, disarankan agar tak lama berada di lokasi kejadian. Upaya mengeluarkan Lurah Prana Desta dan rekan sang calo tanah, dihadang warga. Tembakan peringatan dari aparat kepolisian, tak menciutkan nyali warga, untuk menghajar dan melampiaskan amarahnya.

    Alhasil, akibat kemarahan warga yang sudah merasa dibohongi dan dipermainkan, melakukan aksi melempar dengan kayu, batu dan benda keras lainnya, hingga membuat sekujur badan Lurah Prana Desta memar dan terluka parah. Untunglah, berkat mediasi dari pihak keamanan yang berhasil membujuk warga agar tidak melempar sang Lurah yang masuk dalam rawa-rawa di pinggir jalan payuputat, dan mengevakuasi sang Lurah dan dibawa ke RS Pertamedia Pertamina Prabumulih.

    Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih berjaga-jaga di TKP. Pihak Polres Prabumulih pun menambah beberapa pleton pasukan pendukung dari TNI.Sedangkan kondisi dari Lurah Prana Desta pun kritis dan dirujuk ke RS di Palembang.(bmg/pp/01)


    BERITA TERKAIT :

    - Payuputat Membara : Wako Minta Semua Pihak Redam Emosi

    - Korban dan Keluarga Korban Minta Pelaku Ditangkap
    - Kapolres Bantah Terlibat Jual Beli Lahan Payuputat
    - Penjualan Lahan Sepihak Dalang Dibalik Kerusuhan Payuputat
    - Camat Prabumulih Barat dan Lurah Payuputat Dicopot
    - Video Kerusuhan di Payuputat
    - Payuputat Membara: Wartawan Sumek Berjibaku di Tengah Amukan Massa
    - Payuputat Rusuh, Warga Anarkis
    - Payuputat Membara, Lurah Desta Sekarat Dihajar Warga
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama