• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    POSMETRO.ID

    Iklan

    Kriminal

    Warga Perumnas Gunung Ibul Ancam Demo PLN

    28 Mei 2013, Mei 28, 2013 WIB Last Updated 2013-05-28T14:00:55Z
    Masukkan scrip iklan disini
    PRABUMULIH, PP- Masyarakat Prumnas IV kelurahan  Gunung ibul,kecamatan  prabumulih timur mengeluhkan tegangan arus listrik PLN yang tidak stabil.celakanya lagi,hal tersebut membuat sejumlah alat elektronik milik warga seperti kulkas,kipas angin,TV,lampu listrik dan lainnya, mengalami kerusakan.anehnya pihak PLN seolah tutup mata dengan permasalahan ini padahal warga masyarakat  telah beberapa kali mengadukan persoalan ini.
               
    Hal ini di sebabkan di wilayah  prumnas IV  hanya satu trafo untuk menerangi 6 RT sehingga sering terjad over load. namun masih saja ada penambahaan pemasangan listrik.
               
    Ketua Rt 05  prumnas IV gunung ibul  Agustan mengatakan sudah 2 kali melaporkan dan  mengajukan kepada pihak PLN ranting kota prabumulih untuk segera mengatasi persoalan ini misalnya dengan penambah  trafo lagi,agar tegangan menjadi normal kembali.
               
    Masih di jelaskan agustan  laporan tersebut sudah di ajukan sebelum puasa tahun lalu dan tidak lama lagi memasuki bulan puasa lagi,berarti sudah satu tahun, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak PLN , karna hal ini sudah banyak laporan dari warga banyak alat rumah tangga yang rusak
               
    Salah seorang warga rt 05,Raden(30) mengatakan meskipun memiliki ampere berdaya 1300 watt,namun tidak semua lampu dan  peralatan elektroniknya berjalan dengan normal apalagi jiga memasuki waktu magrib.dan hal tersebut dikarenakan arus tegangan listrik yang tidak normal.
               
    “Masa,dengan daya seperti itu tegangan listrik masih turun naik,lampu sebentar redup sebentar terang.ditambah,kulkas,kipas angin ,mesin cuci yang sering rusak akibat tegangan yang tidak stabil,kalau untuk lampu tidak usah ditanya,sdh banyak yang rusak,”Ujarnya.
              
    Raden juga menambahkan kalau masyaraktat mau demo ke PLN dirinya siap untuk turun karana dirnya sudah kesal melihat banyak alat rumah tangganya yang rusak , dan dirinya mau minta ganti rugi kepada PLN,” aku siap kalu nak aksi dan aku nak minta ganti rugi barang aku yang rusak samo PLN “ Ujar Raden
              
    Ketika di konfirmasi terkait hal tersebut ke pihak pengembang PT Vinayaka Abadi,Direktur nya, junaidi melalui stafnya Fifit kepada Posmetro Prabu beberapa waktu lalu menjelaskan sejak dibangunnya  Perumahan tersebut telah menyediakan  dua buah trafo satu di pasang di depan SD 39 dan satunya lagi dipasang di arah dalam perumnas tersebut.
              
     Masih dijelaskan fifit,dirinya sangat meyakini jika didaerah prumnas IV telah disiapkan dua buah trafo,namun soal teknis pemasangan dirinya menyarankan Posmetro menanyakan hal tersebut  PLN.
    “ setahu saya trafo yg pertama dipasangan di depan SDN 39 namun yang satunya lagi saya kurang jelas dimana pihak pengembang hanya menyediakan untuk teknis coba ditanyakan langsung ke pihak PLN Prabumulih,” ujar fifit.

    Kepala PLN Prabumulih melalui stafnya Edward membenarkan telah menerima surat pengaduan dari warga perumnas IV Gunung ibul beberapa waktu yang lalu,dan surat pengaduan tersebut telah kami teruskan ke PLN lahat. namun sampai saat ini belum ada jawaban dari sana.

    “ Kita hanya menunggu perintah  , jika ada surat perintah untuk pemasangan sudah turun dan barang yang di maksud ada,tentunya PLN Prabumulih siap memansangkan,”jelasnya.
               
    Dan terkait masalah trafo yang di jelaskan pihak pengembang ,kembali  pihak PLN menyuruh Posmetro prabu agar menayakan ke pihak pengembang dalam hal ini PT Vinayaka Abadi.
              
     “Coba tanya lagi  lagi ke pihak pengembang,dari PT atau sub mana yang memasang trafo tersebut?,karena untuk melakukan pemasangan listrik dan sebagainya PLN memiliki sub atau perusahaan lain yang dibawah naungan PLN.jika,memang ada bukti pihak pengembang  menyiapkan dua buah trafo dan hanya dipasang satu trafo maka,kami dapat menindak lanjuti laporan tersebut ”pungkasnya.(WIN)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama