POSMETRO I OGAN ILIR - Miris, Baru beberapa bulan selesai dikerjakan, Pembangunan Proyek Ruas Jalan di Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang Arah Ke Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir Sumsel, sudah Rusak dan Hancur di beberapa titik.
Permukaan aspal banyak terdapat Retak, Menggelembung dan Hancur, sehingga bagian yang retak menjadi berlobang, bahkan Aspal nya sudah ada yang terbongkar, seiring Pantauan Tim Media di Lokasi Jalan yang baru dikerjakan dan selesai pada beberapa bulan lalu.
Untuk diketahui, Proyek Pengaspalan yang bersumber dari APBD Ogan Ilir ini belum seumur jagung, masih di dalam Tahap Pengawasan dan Perawatan, akan tetapi kondisi Permukaan Aspal sudah ada yang terbongkar, Retak dan Hancur. Masyarakat sekitar pun menduga pekerjaan proyek tdak sesuai rencana anggaran Bangunan (RAB). "Hal ini Patut dicurigai, bahkan Terindikasi sarat Kecurangan dalam Pengerjaannya" ujar AMR 59 Tahun, salah satu Warga sekitar Proyek.
"Jujur Kami sangat Bangga dan Berterimakasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Khususnya Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, yang telah membangun Ruas jalan di Wilayah kami, namun ada Rasa Kekecewaan ketika melihat Jalan yang baru selesai dikerjakan ini sudah Rusak dan Banyak Retak.
Secara kasat mata saja sudah jelas terlihat kalu bangunan ini banyak dikorupsi. Buktinya belum beberapa lama sudah rusak di sana sini. Ini yang salah siapa, Dinasnya yang kurang pengawasan apa pemborongnya. Mohon Bapak Bupati kalau semisal Dinasnya yang lalai, berikan tindakan, apabila Pemborongnya maka hendaklah di blacklis dari rekanan" ujar Amr.
Dikatakan, menurut pengamatannya, usia bangunan tersebut kurang lebih baru berumur 3 bulan. Kualitas aspal yang kurang bagus dan volume yang tipis menyebabkan bangunan tidak bertahan lama. "Harapan kita warga sekitar terlebih kepada kawan-kawan media tolonglah temuan ini disampaikan kepada Bapak Bupati bila perlu ke aparat kejaksaan Ogan Ilir selaku pengawal pembangunan. Sebab jika ini dibiarkan maka kebocoran keuangan Negara akan terus berlanjut" ujarnya.
Pantauan dilapangan, pembangunan Infrastruktur jalan di desa ini, mulanya disambut dan didukung warga desa, tapi setelah beberapa bulan kemudian Permukaan Aspal Hancur seperti terlihat di beberapa titik jalan, itu yang membuat sebagian mereka merasa kecewa.
Kami selaku menerima manfaat dari pembangunan ini sangat Menyayangkan, Pembangunan Ruas Jalan Aspal ini, baru beberapa bulan selesai pengerjaannya, sudah mengalami Kerusakan Parah, dan sudah Pasti ini Terindikasi ada Kecurangan, karena Mutu Aspalnya sangat Rendah, inipun termasuk Kurang dan Minimnya Pengawasan dari Pihak Dinas terkait, sehingga Proyek yang dikerjakan oleh Pemborong terkesan Asal Jadi, banyak Kecurangan dan Terkesan Mencari Keuntungan" ujar Indra salah satu warga lainnya.
Warga juga menghimbau Pemkab Ogan Ilir, Khususnya Dinas PU, untuk segera meninjau lapangan. Kemudian kepada aparat penegak hukum (APH) Periksa ke Lapangan, jika Memang terdapat adanya dan Terindikasi Kecurangan serta Penyimpangan, Mohon segera di Proses Secara Hukum, siapapun Pelaku yang Terlibat dalam Proyek Pengerjaan Pembangunan Ruas Jalan di Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang - Kandis Kabupaten Ogan Ilir Sumsel, mohon untuk ditindaklanjuti sesuai dengan Proses Hukum yang berlaku, pinta warga.
