• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Ridho Yahya Diantara Bayang-Bayang Mawardi Yahya

    14 Juli 2023, Juli 14, 2023 WIB Last Updated 2023-07-14T13:59:10Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    POSMETRO.ID, PRABUMULIH - Pada kancah politik Sumatera Selatan, perjalanan karier Ridho Yahya sebagai Walikota Prabumulih telah mencuri perhatian publik. Terlebih, kabar yang beredar menyebutkan bahwa Ridho Yahya bermaksud untuk maju dalam bursa Calon Gubernur Sumatera Selatan 2024 mendatang. Namun, di balik ambisi Walikota Prabumulih itu terdapat dinamika politik yang menarik, terutama melibatkan hubungan keluarga dengan kakak kandungnya, Mawardi Yahya, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Selatan dan berencana mencalonkan diri kembali bersama Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru untuk periode kedua.



    Keinginan Ridho Yahya untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur pada dasarnya dipicu oleh fakta bahwa keponakannya telah mendeklarasikan diri sebagai Calon Legislatif DPR RI dari Partai Gerindra. Sejatinya, peluang Ridho Yahya untuk menduduki kursi di parlemen RI cukup besar karena prestasinya yang gemilang saat menjabat Walikota Prabumulih. Rencana tersebut terpaksa ditunda karena keponakannya juga mencalonkan diri di Daerah Pemilihan yang sama. Dengan demikian, keputusan untuk merambah ke arah kursi gubernur mungkin dipandang sebagai peluang alternatif bagi Ridho Yahya untuk terus melanjutkan karir politiknya.



    Rencana pencalonan Ridho Yahya ini telah mulai disosialisasikan melalui berbagai kegiatan yang langsung menyentuh konsituennya. Dalam upaya membangun citra yang kuat dan mendapatkan dukungan, Ridho Yahya secara aktif terlibat dalam kegiatan olahraga dan kegiatan sosial lainnya di wilayah Prabumulih dan daerah lainnya di Sumatera Selatab. Pendekatan langsung ini diyakini akan membantu Ridho Yahya memperluas jaringan politiknya dan memperoleh kepercayaan rakyat Sumatera Selatan.



    Ditempat terpisah, Pengamat politik melihat bahwa Ridho Yahya memiliki peluang yang tidak bisa diabaikan dalam bursa Calon Gubernur Sumatera Selatan. Keberhasilannya sebagai Walikota Prabumulih telah memberinya pengalaman dalam menjalankan pemerintahan daerah, yang dapat menjadi modal berharga dalam menduduki jabatan yang lebih tinggi. Selain itu, popularitasnya sebagai figur yang dekat dengan rakyat melalui berbagai kegiatan sosial dan olahraga juga dapat menjadi daya tarik bagi pemilih.



    Namun, tidak dapat diabaikan pula konsekuensi dari rencana Ridho Yahya menuju kursi Gubernur Sumatera Selatan. Salah satu konsekuensinya adalah persaingan dengan kakaknya sendiri, Mawardi Yahya, yang berencana untuk mencalonkan diri kembali bersama Gubernur Sumatera Selatan. Hal ini dapat menciptakan dinamika yang rumit dalam hubungan keluarga "Yahya Brother", serta mempengaruhi kekompakan politik di antara keluarga dan pendukung.


    Selain itu, perlu diperhatikan juga bahwa untuk masuk dalam bursa Calon Gubernur Sumatera Selatan tidaklah mudah. Dukungan Partai Politik, Elektabilitas dan hasil survey juga sangat menentukan. Selain itu, terdapat pula calon lain yang juga memiliki basis dukungan yang kuat dan telah membangun jaringan politik yang solid yang juga mendapat dukungan Partai Politik. Ini tentu menjadi PR berat Bagi Ridho Yahya yang status kepartaiannya kini tidak dalam keadaan baik-baik saja. Selain tidak menjabat sebagai Ketua Partai, Jabatan Walikota juga akan segera berakhir yang setidaknya dalam kurun waktu singkat mampu menguras Popularitasnya semakin merosot. 


    Kata Pengamat, dalam masa transisi kelak Ridho Yahya dituntut ekstra dalam menjaga elektabilitas serta dukungan finansial yang tidak sedikit untuk mempertahankan citranya sebagai mantan walkikota yang berprestasi. Selain itu, Ridho Yahya perlu menjalani perjalanan politik yang cerdas dan strategis untuk memenangkan hati pemilih dan memperoleh dukungan yang cukup.


    Ketegangan dalam keluarga Yahya dan persaingan politik yang rumit ini tentu saja semakin memanaskan panggung politik Sumatera Selatan menjelang pemilihan gubernur. Yang pasti Publik akan mengikuti perkembangan dinamika Politik Sumsel hingga pada saatnya nanti siapa yang akan mengalahkan siapa dan siapa pula yang terpilih menjadi pasangan Cagub dan Cawagub terpilih 2024. Pertanyaannya, apakah Ridho Yahya mampu mengatasi bayang-bayang Mawardi Yahya dan mencapai kursi Sumsel 1? Jawabannya hanya dapat ditemukan melalui perjalanan politik yang akan segera dimulai dan penentuan suara rakyat Sumatera Selatan pada saat pemilihan. Jun. M

    Komentar

    Tampilkan

    BREAKING NEWS