• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Gerak Cepat, Pencuri Ponsel Ditangkap Kurang dari Tiga Jam

    12 September 2025, September 12, 2025 WIB Last Updated 2025-09-11T17:26:47Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | SURABAYA
    – Aksi pencurian di dalam Suroboyo Bus berhasil diungkap dengan cepat berkat kecerdikan seorang helper. Seorang wanita berinisial SHP (35), warga Jalan WR Supratman Surabaya, ditangkap hanya tiga jam setelah mencuri ponsel milik petugas bus pada Selasa (9/9/2025).



    Peristiwa bermula saat NA (24), helper Suroboyo Bus, tengah mengisi daya ponsel Vivo Y30 miliknya sekitar pukul 15.30 WIB. Ketika bus melintas di Jalan Dharmawangsa, dekat halte Universitas Airlangga, koneksi hotspot dari ponsel NA tiba-tiba terputus.



    “Korban menyadari ada yang tidak beres ketika koneksi hotspot dari ponselnya tiba-tiba terputus,” jelas Kapolsek Genteng Kompol Grandika Indera Waspada, S.I.K., M.I.K.



    Saat diperiksa, ponsel miliknya telah raib. Namun, alih-alih panik, NA segera bertindak. Ia langsung meminta rekaman CCTV dari pusat kendali Suroboyo Bus. Dari tayangan kamera, terlihat jelas seorang penumpang wanita mengambil ponsel tersebut saat penumpang lain turun.



    Berbekal ciri-ciri pelaku, NA menyebarkan informasi ke jaringan sesama operator bus. Upaya itu membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku terdeteksi hendak naik bus dari halte Panglima Sudirman.



    “Korban bersama saksi kemudian bergerak ke halte tersebut. Dengan keberanian, mereka mengamankan terduga pelaku saat hendak naik bus dan langsung membawanya ke Mapolsek Genteng,” terang Kompol Grandika.



    Hasil pemeriksaan mengungkap, sebelum tertangkap SHP sempat mampir ke WTC untuk me-reset ponsel curian dan membuang kartu SIM korban demi menghilangkan jejak.



    Kini, pelaku harus menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Genteng. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,5 juta.



    Kapolsek Genteng memberi apresiasi kepada korban dan rekan-rekannya. “Tindakan korban yang memanfaatkan teknologi CCTV dan koordinasi yang baik tanpa main hakim sendiri patut diapresiasi. Ini menunjukkan betapa vitalnya fasilitas keamanan dalam mengungkap kejahatan di ruang publik,” tegasnya*dho

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama