POSMETRO.ID | OGAN ILIR – Kepengurusan Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera) Provinsi Sumatera Selatan resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2029, Selasa (28/10/2025).
Acara pengukuhan yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir, Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Indralaya ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan pelaku pembangunan perumahan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan Himpera dalam menyukseskan program perumahan rakyat nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, dalam sambutannya menegaskan kesiapan Pemkab Ogan Ilir untuk mendukung penuh pembangunan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kami telah memiliki dasar hukum berupa peraturan bupati tentang BPHTB gratis bagi masyarakat yang membeli rumah subsidi. Ini bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ardani.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut tidak hanya meringankan beban masyarakat dalam memperoleh rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian warga Ogan Ilir.
Sementara itu, Ketua Himpera Sumsel terpilih, Muhlisin, menyampaikan tekad organisasinya untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Himpera tidak akan hanya berdiri di pinggir jalan melihat mimpi besar ini diwujudkan oleh pihak lain. Kami ingin menjadi pilar utama pembangunan Indonesia, terutama dalam sektor perumahan rakyat,” ujarnya.
Muhlisin mengapresiasi langkah nyata Pemkab Ogan Ilir yang memberikan kebijakan BPHTB gratis serta insentif tambahan bagi masyarakat pembeli rumah subsidi.
“Dengan BPHTB gratis dan dukungan Pemkab OI, biaya awal masyarakat untuk memiliki rumah menjadi lebih ringan. Bahkan untuk ASN dan PPPK, ada kebijakan bebas angsuran tiga bulan pertama. Kami juga menerapkan DP 0 rupiah, agar semakin banyak masyarakat bisa memiliki rumah,” tambahnya.
Ia menjelaskan, perumahan bersubsidi yang dibangun di bawah bendera Himpera telah tersebar di berbagai kabupaten/kota di Sumsel, termasuk di Palembang, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Ilir — antara lain di kawasan dekat Ponpes Raudhatul Ulum Salatiga dan Tanjung Raja.
Ketua Umum Himpera Indonesia, Ari Tri Priyono, yang turut hadir, menyampaikan bahwa Musda II Himpera Sumsel telah berjalan sukses dan menghasilkan kepengurusan yang solid di bawah pimpinan Muhlisin.
“Kami mencatat masih ada sekitar 26 ribu rumah tidak layak huni di Ogan Ilir, sementara kebutuhan rumah mencapai 17 ribu unit. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Himpera Sumsel untuk berperan nyata membantu pemerintah daerah,” jelas Ari.
Ia menegaskan, Himpera berkomitmen tidak hanya membangun rumah dalam jumlah besar, tetapi juga menjaga kualitas dan keberlanjutan pembangunan.
“Kami ingin para pengembang muda di Sumatera Selatan tumbuh dengan semangat profesionalisme. Himpera akan menjadi mitra pemerintah yang visioner, menghadirkan perumahan rakyat yang layak dan berkualitas,” tandasnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Selatan, Ir. H. Novian Aswardani, juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Himpera dan pemerintah daerah.
“Pembangunan rumah rakyat harus berorientasi pada keberlanjutan dan kemanfaatan sosial. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Himpera dan seluruh pengembang yang berdedikasi untuk memajukan Sumatera Selatan,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan para pengembang perumahan rakyat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Sumatera Selatan Maju dan Sejahtera melalui hunian layak bagi seluruh masyarakat.
