Kegiatan peletakan batu pertama tersebut dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, S.H., M.H, serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan Panji Krisna Wardana, ST., M.T, bersama jajaran pemerintah provinsi, daerah, dan manajemen PT MIP.
Presiden Direktur PT MIP, Mulyadi Wibowo, menyampaikan bahwa pembangunan underpass merupakan bentuk ketaatan perusahaan terhadap Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.11 Tahun 2025 tentang penggunaan jalan khusus batubara.
“Pembangunan ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan praktik pertambangan terbaik di Sumatera Selatan, dengan mengedepankan keselamatan kerja, kepedulian lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Mulyadi.
Ia menambahkan, keberadaan underpass diharapkan dapat memperlancar distribusi batubara sekaligus meminimalisasi dampak debu dan kebisingan yang selama ini dirasakan masyarakat, khususnya di sekitar area operasional.
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih mengapresiasi langkah cepat PT MIP yang telah merencanakan pembangunan underpass dan kini menunggu proses perizinan dari kementerian terkait. Proyek ini diperkirakan memakan waktu sekitar satu tahun.
“Pembangunan ini sangat penting untuk menjawab persoalan lingkungan dan sosial masyarakat Lahat, khususnya di wilayah Merapi Area. Terima kasih atas Instruksi Gubernur Sumsel yang berdampak langsung pada lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menilai langkah PT MIP sebagai contoh positif yang patut ditiru perusahaan tambang lainnya. Ia juga mengapresiasi dukungan Kementerian PUPR serta seluruh pihak yang terlibat.
“Underpass ini diharapkan menjadi solusi agar akses masyarakat tidak terganggu dan lingkungan menjadi lebih sehat. Saya meminta seluruh pihak bersama-sama mengawal proses pembangunan agar berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” tegas Herman Deru.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pembangunan underpass PT MIP sebagai jalur khusus angkutan batubara secara resmi saya nyatakan dimulai,” tutupnya.
