POSMETRO.ID | PRABUMULIH – Kondisi Jalan Lintas Prabumulih–Muara Enim semakin memprihatinkan. Kerusakan parah terpantau di Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, dengan panjang kerusakan mencapai ratusan meter.
Pantauan di lapangan, badan jalan dipenuhi lubang-lubang besar yang disertai genangan air, sehingga menyulitkan pengendara, terutama saat hujan dan malam hari. Cuaca yang hampir setiap hari diguyur hujan membuat kondisi jalan kian rusak dan berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna jalan.
Kerusakan serupa juga ditemukan di beberapa titik lain ke arah Muara Enim. Aspal terkelupas, permukaan jalan bergelombang, serta lubang menganga menjadi ancaman serius bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.Salah seorang pengendara, Andi (34), warga Prabumulih, mengaku khawatir saat melintasi jalur tersebut.
“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Kami harus pelan-pelan, salah sedikit bisa jatuh atau rusak kendaraan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Ridwan (41), sopir angkutan barang yang hampir setiap hari melintas di ruas jalan tersebut.
“Ini jalur utama, tapi kondisinya seperti jalan kebun. Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Kami berharap pemerintah cepat bertindak sebelum ada korban,” tegasnya.
Akibat kondisi tersebut, pengendara terpaksa mengurangi kecepatan bahkan mengambil jalur berlawanan demi menghindari lubang, yang dinilai sangat berbahaya dan rawan kecelakaan.
Para pengguna jalan pun mendesak pemerintah agar segera melakukan perbaikan permanen, mengingat Jalan Lintas Prabumulih–Muara Enim merupakan akses vital penghubung antarwilayah dan jalur distribusi ekonomi masyarakat.
Sambil menunggu perbaikan, pengendara diimbau untuk ekstra hati-hati, mengurangi kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi kawasan Desa Lubuk Raman dan sekitarnya di tengah kondisi hujan.
