POSMETRO.ID, PRABUMULIH – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemkot Prabumulih dalam memperkuat kualitas birokrasi serta meningkatkan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.
Adapun jabatan strategis yang dilelang terbuka meliputi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), serta Staf Ahli Wali Kota.
Kepala BKPSDM Kota Prabumulih, Efran Santiaji, menjelaskan bahwa proses seleksi diikuti sembilan pejabat yang telah menjalani tahapan assessment di Assessment Center Polda Sumatera Selatan.
Menurutnya, tahapan assessment merupakan bagian penting dalam seleksi terbuka untuk mengukur kompetensi, potensi, serta kesiapan aparatur sipil negara (ASN) dalam menduduki jabatan strategis.
“Assessment center merupakan metode penilaian yang komprehensif dan objektif. Melalui tahapan ini, kita dapat mengetahui kemampuan dan kesiapan peserta dalam mengemban jabatan yang dilamar,” ujarnya.
Efran menambahkan, metode assessment center kini menjadi standar dalam sistem manajemen ASN modern karena mampu memberikan gambaran menyeluruh terhadap kapasitas individu, baik dari aspek manajerial, teknis, maupun sosial kultural.
Dalam pelaksanaannya, proses assessment melibatkan tim asesor profesional dari Mabes Polri, yakni I Wayan Gede Ardana dan Suradyanto, yang memiliki kompetensi dalam penilaian sumber daya manusia aparatur.
“Kehadiran asesor profesional ini menjadi jaminan bahwa proses penilaian berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.
Ia menegaskan, pelaksanaan seleksi terbuka ini juga sejalan dengan penerapan sistem merit dalam manajemen ASN yang mengedepankan profesionalitas, kompetensi, dan kinerja sebagai dasar utama dalam pengisian jabatan.
Lebih dari sekadar pengisian jabatan kosong, proses ini juga menjadi bagian dari pembinaan karier ASN secara berkelanjutan. Pemkot Prabumulih ingin memastikan bahwa setiap pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal.
Selama proses assessment, para peserta mengikuti berbagai tahapan penilaian, mulai dari uji kompetensi manajerial, sosial kultural, hingga teknis sesuai bidang jabatan. Selain itu, mereka juga menjalani simulasi kasus, wawancara mendalam, serta tes psikologis guna memperoleh hasil evaluasi yang komprehensif.
Efran memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan lancar dan sesuai prosedur, serta dilaksanakan secara transparan tanpa intervensi pihak manapun.
“BKPSDM berkomitmen menjaga integritas dalam setiap tahapan seleksi. Kami ingin memastikan pejabat yang terpilih benar-benar yang terbaik dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap dapat menghadirkan kepemimpinan yang kuat di setiap OPD sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Langkah ini juga menjadi wujud nyata reformasi birokrasi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan Pemkot Prabumulih.
Ke depan, penerapan sistem merit akan terus diperkuat guna memastikan keberlanjutan pembangunan daerah didukung oleh ASN yang profesional, kompeten, dan berdaya saing tinggi.
