• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Banyuasin Raih Peringkat I Nasional Produksi Beras, Pemkab Gelar Tasyakuran Swasembada Pangan

    03 April 2026, April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T09:40:03Z
    Masukkan scrip iklan disini

     







    Banyuasin, Posmetro.id– Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar Tasyakuran Swasembada Pangan sebagai bentuk rasa syukur atas capaian Peringkat I Nasional Peningkatan Produksi Beras. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banyuasin, Senin (9/2/2026).


    Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga para petani.


    “Kami, saya dan Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, SP, berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama menginisiasi acara tasyakuran swasembada pangan di Kabupaten Banyuasin,” ujar Askolani.


    Ia menambahkan, sektor pertanian menjadi program unggulan pemerintah daerah yang tertuang dalam misi utama pembangunan daerah, yakni meningkatkan perekonomian berbasis pertanian dalam konsep Banyuasin Prima.


    Untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut, Pemkab Banyuasin menargetkan luas tanam padi tahun 2026 mencapai 268.543 hektare. Upaya ini dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi.


    “Kita semua harus memiliki komitmen yang sama guna mencapai target tanam tersebut. Dengan peningkatan produksi, Banyuasin akan semakin mantap sebagai lumbung pangan Sumatera Selatan sekaligus penyumbang nasional,” tegasnya.

    Askolani juga mengingatkan para petani agar tidak mengalihfungsikan lahan sawah ke sektor lain demi menjaga ketahanan pangan daerah.


    “Saya berpesan kepada para petani untuk tidak melakukan alih fungsi lahan pertanian, agar produksi pangan kita tetap terjaga,” tambahnya.

    Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banyuasin, Sarip, SP., MM, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh kebijakan tersebut melalui penguatan penyuluhan serta pengajuan bantuan ke Kementerian Pertanian.


    “Kami akan terus menyatukan petani melalui penyuluhan rutin serta memperjuangkan bantuan alsintan, benih, pupuk, dan peningkatan luas tanam,” singkat Sarip.


    Sementara itu, Kepala DPTPH Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Ir. HR Bambang Pramono, M.Si, mengungkapkan bahwa Banyuasin memiliki potensi besar di sektor pertanian karena luas lahan dan tingkat kesuburan tanahnya.


    “Kabupaten Banyuasin memiliki lahan tanam luas nomor dua setelah Indramayu dan tanahnya subur. Ini yang menopang capaian sebagai peringkat I nasional,” jelasnya.


    Dukungan juga datang dari Staf Ahli Kementerian Pertanian, Prof. Ir. Herodian, MS, IPU, APEC. Eng, yang mendorong Banyuasin terus meningkatkan luas tanam agar mampu menjadi lumbung pangan nomor satu di Indonesia.

    “Kami sangat mendukung Banyuasin untuk terus meningkatkan luas tanam agar ke depan bisa menjadi lumbung pangan nomor satu nasional,” katanya.


    Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Banyuasin juga memberikan penghargaan kepada sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait yang berkontribusi dalam peningkatan produksi beras. Selain itu, disalurkan pula santunan kepada anak yatim serta bantuan pertanian berupa pestisida, herbisida, insektisida, dan fungisida bagi petani.


    Kegiatan tasyakuran ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat posisi Banyuasin sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

    Editor: Ard

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama