POSMETRO.ID | LAHAT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) berhasil memulihkan keuangan daerah sebesar Rp1,6 miliar lebih dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun anggaran 2023–2024.
Keberhasilan tersebut disampaikan dalam kegiatan ekspose pemulihan keuangan daerah yang digelar di Aula Kejari Lahat, Kamis (7/5/2026).
Kajari Lahat, Teuku Luftansya AP SH MH mengatakan, pemulihan keuangan daerah merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Pemulihan keuangan negara maupun daerah merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang berorientasi pada penyelamatan aset dan keuangan negara. Ini bentuk nyata komitmen Kejaksaan dalam mendukung pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pemulihan dilakukan berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Dinas PUPR Kabupaten Lahat kepada Kejari Lahat terkait tindak lanjut temuan BPK RI atas sejumlah pekerjaan fisik tahun anggaran 2023–2024.
Kepala Seksi Datun Kejari Lahat, Ahmad Muzayyin SH MH bersama tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) kemudian melakukan berbagai langkah non litigasi, mulai dari koordinasi, mediasi hingga pemanggilan pihak terkait.
“Hasilnya, keuangan daerah berhasil dipulihkan secara penuh dan telah disetorkan ke kas daerah,” jelasnya.
Adapun rincian pengembalian keuangan daerah tersebut yakni dari CV TBJ sebesar Rp941.037.328,59 terkait pekerjaan pembangunan tembok penahan Sungai Lematang di Desa Banjar Sari, Kecamatan Merapi Timur.
Kemudian dari CV ACP sebesar Rp684.347.979,41 atas pekerjaan peningkatan jalan di Kecamatan Kikim Timur.
“Total keseluruhan sebesar Rp1.625.385.308 telah berhasil disetorkan ke Rekening Kas Daerah Kabupaten Lahat melalui Bank Sumsel Babel,” tegasnya.
Sementara itu, Inspektur Kabupaten Lahat, Sahabadi T MSi mewakili Pemerintah Kabupaten Lahat menyampaikan apresiasi kepada Kejari Lahat atas sinergi yang terjalin dalam pemulihan kerugian daerah tersebut.
“Ini sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam efisiensi dan optimalisasi pemulihan kerugian keuangan daerah. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh Kejari Lahat,” katanya.
Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas peran strategis Kejaksaan dalam mendukung penyelamatan keuangan negara dan daerah serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran di Kabupaten Lahat.
