Oleh : MULA PANGARIBUAN
Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Dairi menata Pusat Pasar Sidikalang patut diapresiasi. Langkah tegas menertibkan pedagang yang selama ini memenuhi badan jalan di kawasan Jalan Sekolah, Jalan Trikora, Jalan Pekan hingga Jalan Dairi terbukti membawa perubahan nyata. Wajah pasar yang sebelumnya identik dengan kesemrawutan, kemacetan, dan kesan kumuh kini mulai berubah menjadi lebih tertib dan nyaman.
Program yang digagas Bupati Vickner Sinaga tersebut menunjukkan bahwa penataan pasar bukan sesuatu yang mustahil dilakukan jika pemerintah memiliki kemauan dan konsistensi. Tidak berlebihan jika banyak masyarakat menyebut penataan ini sebagai salah satu langkah paling nyata di awal masa pemerintahan saat ini.
Namun, keberhasilan itu belum sepenuhnya sempurna. Setelah pedagang ditertibkan, kini muncul persoalan baru yang tidak kalah serius, yakni ketidakteraturan parkir becak dan rendahnya disiplin berlalu lintas masyarakat di kawasan pasar.
Pantauan di lapangan memperlihatkan parkir becak masih berlangsung berlapis-lapis hingga memakan sebagian besar badan jalan. Kondisi ini tentu berpotensi mengembalikan kemacetan yang sebelumnya berhasil diurai. Di sisi lain, kebiasaan sebagian masyarakat melawan arus lalu lintas memperburuk keadaan dan menunjukkan bahwa penataan fisik tanpa perubahan perilaku tidak akan memberi hasil maksimal.
Dalam konteks ini, penertiban pasar tidak boleh berhenti hanya pada relokasi pedagang. Pemerintah harus melanjutkan pembenahan pada aspek transportasi dan lalu lintas di sekitar pasar. Kehadiran Dinas Perhubungan menjadi sangat penting untuk memastikan pengaturan parkir berjalan efektif dan pengawasan di lapangan dilakukan secara konsisten.
Absennya personel Dishub di pos pengamanan saat kondisi pasar masih membutuhkan pengawasan tentu menimbulkan pertanyaan publik. Sebab, keberhasilan penataan tidak dapat dibebankan hanya kepada Satpol PP atau PD Pasar semata. Penataan kawasan pasar membutuhkan kerja bersama seluruh unsur yang terlibat.
Di sisi lain, masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab. Kesadaran untuk tertib berlalu lintas, tidak melawan arus, serta mematuhi aturan parkir menjadi bagian penting dari keberhasilan penataan kota. Ketertiban tidak akan pernah tercipta jika masyarakat masih menganggap aturan hanya berlaku bagi orang lain.
Karena itu, momentum penataan Pusat Pasar Sidikalang harus dijaga. Jangan sampai keberhasilan yang sudah dirasakan masyarakat justru memudar akibat lemahnya pengawasan dan kurangnya disiplin di lapangan. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Dairi perlu memastikan seluruh instansi terkait tetap hadir dan bekerja konsisten agar wajah baru pasar yang lebih tertib benar-benar dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
