POSMETRO.ID | PRABUMULIH – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Prabumulih dijadwalkan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 5 Mei 2026 di Fave Hotel Prabumulih. Agenda ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan partai berlambang Ka’bah tersebut ke depan.
Mengusung tema “Merawat Persatuan, Meneguhkan Perjuangan Umat”, Muscab kali ini menitikberatkan pada konsolidasi internal sekaligus penguatan peran politik PPP di tengah masyarakat.
Salah satu agenda utama adalah penetapan formatur yang nantinya bertugas menentukan Ketua DPC PPP Prabumulih beserta struktur kepengurusan baru.
Menjelang pelaksanaan, dinamika internal mulai menghangat. Sejumlah nama kader potensial mencuat sebagai kandidat Ketua DPC, di antaranya Evi Susanti, Heri Gustiwan (petahana), Ahmad Riza Diswan, H. Kholid, serta Afandy.
Dari sejumlah nama tersebut, dukungan akar rumput disebut mulai mengerucut kepada Evi Susanti. Legislator yang telah dua periode duduk di DPRD Kota Prabumulih itu dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk memimpin partai.
“Yang kami lihat bukan soal gender, tapi kemampuan dan komitmen membesarkan partai. Jika itu ada pada Ibu Evi, tentu kami siap mendukung,” ujar salah satu kader PPP.
Hal senada disampaikan kader lainnya yang menilai rekam jejak Evi sebagai legislator menjadi indikator kuat. “Dengan pengalaman di partai dan di DPRD, beliau sangat layak. Kami siap mendukung penuh jika dipercaya memimpin,” ujarnya.
Meski demikian, persaingan menuju kursi Ketua DPC diprediksi tetap dinamis. Sejumlah kandidat lain juga memiliki basis dukungan yang tidak bisa diabaikan, sehingga keputusan akhir akan sangat bergantung pada mekanisme musyawarah dan formatur.
Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC), H. Kholid, memastikan persiapan Muscab hampir rampung. “Persiapan sudah hampir 100 persen. Pelaksanaan akan berlangsung sesuai jadwal di Fave Hotel,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh kader yang memiliki kapasitas dan potensi memiliki peluang yang sama. “Kita serahkan sepenuhnya pada mekanisme organisasi. Semua punya peluang,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai kandidat terkuat, Kholid enggan berspekulasi. “Kita lihat saja nanti,” katanya singkat.
Pantauan POSMETRO.ID di lapangan, Muscab PPP Prabumulih kali ini menjadi sorotan, mengingat perannya yang strategis dalam menentukan arah kebijakan partai di tingkat daerah, terutama menjelang agenda politik ke depan.
Selain sebagai ajang pemilihan kepemimpinan, Muscab juga diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi guna memperkuat soliditas internal serta meningkatkan elektabilitas partai.
Ditengah dinamika yang berkembang, pelaksanaan Muscab diharapkan berjalan lancar, demokratis, dan mampu melahirkan kepemimpinan yang solid serta berkontribusi nyata bagi masyarakat Kota Prabumulih.
