Dukung Percepatan Perizinan PT Gumay Lestari Jaya
POSMETRO.ID | LAHAT – Kepala Desa Batu Niding, Kecamatan Pseksu, Erlita, S.Pd., menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kabupaten Lahat terkait percepatan proses perizinan PT Gumay Lestari Jaya. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat gabungan DPRD Kabupaten Lahat, Senin (22/06/26) sore.
Dalam kesempatan itu, Erlita menyampaikan apresiasi kepada Komisi I DPRD Lahat yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap upaya percepatan dan pemantapan proses perizinan perusahaan tersebut. Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk mendorong kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Pseksu.
"Alhamdulillah, anggota DPRD Lahat sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pemantapan perizinan PT Gumay Lestari Jaya. Masyarakat sangat berharap kegiatan perusahaan dapat segera berjalan karena akan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi daerah," ujarnya.
Erlita menjelaskan, kehadiran perusahaan tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Bahkan, dalam kesepakatan yang telah dibangun antara pemerintah desa dan pihak perusahaan, terdapat komitmen untuk mengutamakan tenaga kerja lokal.
"Penyerapan tenaga kerja lokal menjadi harapan besar masyarakat. Dalam kesepakatan yang telah dibuat, perusahaan berkomitmen untuk merekrut tenaga kerja lokal hingga 50 persen. Ini tentu menjadi peluang yang sangat baik bagi warga Batu Niding dan desa-desa di sekitarnya," tambahnya.
Rapat Dengar Pendapat tersebut turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Perkebunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta pihak manajemen PT Gumay Lestari Jaya.
Melalui rapat tersebut, diharapkan berbagai proses administrasi dan perizinan yang masih berjalan dapat segera diselesaikan sehingga investasi yang masuk ke wilayah Kecamatan Pseksu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
