• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    POSMETRO.ID

    Iklan

    Kriminal

    Pemilik Gudang Karet Abaikan Teguran Lurah

    10 Mei 2013, Mei 10, 2013 WIB Last Updated 2013-05-10T13:27:35Z
    Masukkan scrip iklan disini
    KARANG RAJA, PP—Makin banyaknya keluhan masyarakat di sekitar rw 04 dan rw 05 Kelurahan Karangaraja, akibat bau tak sedap dan limbah buang karet yang tidak  mempunyai standar penanggulangan yang sesuai aturan. Hal ini disampaikan oleh Lurah Karang Raja Prabumulih, A Faisal saat ditemui di ruangannya. Ia membenarkan telah menegur para pemilik gudang penyimpan karet yang ada di rw 4 dan rw 5.

    “Kita sudah tegur dan minta agar pemilik gudang, agar dalam beraktivitas tidak mengganggu ketertiban umum, semisal jika ada kendaraan pembawa karet akan masuk  gudang, agar tidak menggangu jalan umum,” jelas A Faisal. Lurah Karang Raja juga menyatakan telah menegur lisan secara langsung kepada masing-masing pemilik gudang penyimpan karet ini. Bahkan untuk tempat penyimpanan karet milik Aliong, ia minta agar segera dipindahkan dari tempat semula karena tidak mempunyai izin dan tidak sesuai dengan standar aturan yang ada.

    Seperti pantauan media ini, gudang penyimpan karet ini salah satunya terletak persis didepan kantor Lurah Karang Raja dan satunya lagi terletak agak kebelakang dari lokasi gudang sebelumnya, namun pemiliknya berbeda-beda. Dari informasi yang didapat, pemilik gudang ini adalah Pokmin dan Aliong. Ketika ditanya perizinan yang sudah diberikan oleh fihak kelurahan Karang Raja, dengan tegas A Faisal membantah telah memberi izin kepada masing-masing pemilik gudang penyimpan karet ini. 

    “Sudah empat tahun saya bertugas menjadi lurah di Karang Raja ini, dan belum pernah mengeluarkan perizinan untuk pemilik gudang penyimpan karet ini,”  tegas A Faisal. Pokmin, pemilik gudang yang berada persis di depan kantor Lurah Karang Raja, bahkan memberikan tempat lahan kepada ketua RW 04 Kelurahan Karang Raja, agar dapat didiami oleh yang bersangkutan. Namun saat ditanya kepada Lurah Karang Raja, apakah status ketua rw 04 bekerja di gudang penyimpan karet milik Pokmin, A Faisal membantah dan ketua Rw 04 hanya diberikan tumpangan tanah untuk mendirikan rumah.

    Sebelumnya, saat menyambangi tempat penyimpanan karet milik Aliong, sang pemilik tak tampak berada di lokasi. Wartawan Posmetro hanya mendapat informasi dari orang bernama Beni, yang katanya masih ada hubungan keluarga dari Aliong. Dari keterangan Beni, diketahui bahwa penyimpanan karet milik Aliong bersifat sementara sebelum diangkut dan dijual lagi. Ditanya asal karet yang dibeli, apakah melalui tender bulanan atau membeli langsung d bari petani karet, Beni menyatakan kebanyakan karet dibeli dari petani karet yang berdomisili diluar Prabumulih.

    Sedangkan saat menyambangi tempat penyimpanan karet milik Pokmin yang berada persis didepan kantor lurah Karang Raja, wartawan Posmetro Prabu menemui Ketua RW 04 yang rumahnya persis disamping gudang karet milik Pokmin. Ia menyatakan bahwa aktifitas di gudang karet sedang istirahat pada pukul 11.00 WIB karena hari jumat. Dan ia tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut, karena bukan pekerja gudang karet ini dan mempersilahkan agar menghubungi langsung pemilik gudang karet ini, Pokmin yang berdomisili di Wonosari Prabumulih.(pp/bmg)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama