• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Seumur-Umur Tak Pernah Banjir Seperti Ini

    29 September 2013, September 29, 2013 WIB Last Updated 2013-10-01T16:12:41Z
    Masukkan scrip iklan disini
    KARANGAN, PP -- Banjir yang menimpa warga Dusun I, II dan III Desa Karangan, Minggu (29/9) dinihari tadi, menimbulkan kebingungan warga, masalah banjir seperti ini tak pernah terjadi dalam kurun empat puluh tahun terakhir ini. Salah satu tokoh masyarakat RKT yang juga Ketua LSM Budi Luhur Syahrul, menyatakan banjir seperti ini tak pernah terjadi di Karangan.
    "Itulah kami ni heran, pacak banjer macem ini. Tapi mungkin jugo kareno ado yang bikin rel sepur ganda di Karangan, lajunyo banyu ngalir, jadi tesumbat, kareno siring yang biaso dilalui banyu, agak kecik karena ado pembangunan ini," terang Syahrul.

    Ia sendiri mendapat kabar dari warga Karangan sekitar pukul 06.30 WIB, Minggu pagi(29/9) dan langsung meninjau lokasi banjir warga."Dari jam tujuh pagi tadi, banjir ini sampe pinggang wong dewasa," jelas Syahrul. Hingga pukul 11.00 WIB ketinggian air masih sebatas lutut orang dewasa, dan baru reda setelah pihak kontraktor Waskita Karya menurunkan alat berat, membuat jalur air di drainase hilir dusun I dan II yang menjadi lokasi jalur rel ganda PT KAI.

    Bahkan Ketua Karang Taruna Kota Prabumulih Newin Sugandhi Nasution pun ikut turun ke lokasi banjir. "Kami mendapat informasi dari anggota Karang Taruna Karangan, bahwa terjadi banjir dan langsung menuju lokasi," jelas Newin Sugandi.

    Untunglah dalam kejadian ini tak ada korban jiwa, namun warga hanya menderita kerugian material semata, yang saat ini masih dihitung oleh fihak BPD Karangan.

    Newin Sugandi mengharapkan agar banjir ini segera reda dan warga dapat beraktifitas kembali. "Selain itu juga, jika ada perhatian dari fihak kontraktor pembangunan rel ganda PT KAI ini, agar dapat disampaikan kepada warga korban banjir ini," himbau Newin Sugandi.

    Syahrul Ketua LSM Budi Luhur pun merasa lega, saat mengetahui fihak pelaksana pekerjaan, sudah dihubungi Kades Karangan dan memberi bantuan makan siang warga berupa nasi bungkus, yang langsung disalurkan kepada warga. "Seperti yang disampaikan Kades Karangan tadi, fihaknya sedang mendata warga yang menderita kerugian dan akan disampaikan kepada pihak pemborong rel ganda ini, mudah-mudahan dapat dibantu," harap Syahrul. (bmg)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama