• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    DPRD Himbau Pemkot Prabumulih Jaga Stabilitas Harga dan Stok Sembako Jelang Ramadhan

    25 Maret 2022, Maret 25, 2022 WIB Last Updated 2022-03-25T03:42:35Z
    Masukkan scrip iklan disini


    PRABUMULIH - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih meminta kepada pemerintah Kota untuk menjaga stok kebutuhan pokok masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadan Tahun 2022. Pemerintah melalui Dinas terkait dihimbau untuk terus melakukan pengawasan ketersediaan kebutuhan pokok dipasaran.


    Demikian disampaikan Ketua DPRD Prabumulih Sutarno SE didampingi Wakil Ketua I DPRD Prabumulih H. Ahmad Palo SE dan Wakil Ketua II Ir. Dipe Anom saat dibincangi wartawan di ruang kerjanya Rabu, (23/03/2022)


    "Pemerintah harus giat melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di pasaran. Jangan sampai terjadi kelangkaan dan kenaikan harga yang tidak terkendali pada kebutuhan pokok menjelang Ramadhan," kata Sutarno.


    Politisi Partai Golkar Prabumulih ini mengatakan biasanya saat Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri nanti tingkat konsumsi masyarakat akan meningkat. "Sehingga pemerintah harus proaktif memastikan ketersediaan bahan pokok dan harganya terkendali," ujarnya.


    Tarno mengaku, masalah kenaikan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok masyarakat menjadi hal yang paling banyak disampaikan masyarakat kepada pihaknya belakangan ini. Baik itu melalui reses maupun audiensi lembaga masyarakat ke Komisi.


    Dalam reses di sejumlah tempat juga demikian. Kata Tarno, Tak sedikit masyarakat mengadu kepada Dewan mengenai kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng, khususnya yang dikeluhkan para ibu sampai pelaku UMKM di bidang kuliner. 


    "Jadi masalah kenaikan harga minyak goreng ini terjadi sejak akhir tahun lalu. Setelah harganya ditekan sampai Rp14 ribu per liter, persediaannya malah langka di pasaran. Lalu sekarang harganya kembali naik seperti semula walaupun persediaan melimpah," kata dia.


    Menurut dia ketidakjelasan dalam tata kelola distribusi minyak goreng ini akhirnya menyulitkan masyarakat, terutama pelaku UMKM yang menggunakan minyak goreng dalam usahanya.


    Selain itu, pihaknya juga menerima keluhan masyarakat mengenai kenaikan harga kedelai yang sempat mempengaruhi usaha perajin tahu dan tempe sampai isu kenaikan harga daging sapi dan kelangkaan gula pasir yang diprediksi bakal terjadi jelang Ramadan.


    Kemudian kekhawatiran masyarakat akan kenaikan harga bumbu dan sayuran yang biasanya terjadi menjelang Bulan Suci Ramadhan sehingga pemerintah  diminta proaktif menyelesaikan permasalahan pangan ini di lapangan.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama