POSMETRO.ID | SUMUT - Menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional di Banjarmasin. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melepas keberangkatan 54 orang Kafilah Sumut untuk mengikuti pemusatan latihan atau Training Centre (TC) di Jakarta.
Sebelum ke 54 orang kafilah diberangkatkan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, pada Jum'at (16/9/2022), tampak memperhatikan detail persiapan para kafilah jelang ajang bergengsi tersebut.
Dalam sambutannya, Edy Rahmayadi, mengatakan bahwa dirinya menginginkan agar para kafilah memiliki dokter khusus, kotak P3K per individu dan logistik yang jelas. Menurutnya, masalah ini harus benar-benar jelas, karena akan mempengaruhi penampilan kafilah saat kompetisi," ungkapnya.
Edy, juga berpesan kepada seluruh kafilah untuk menyiapkan mental, serta berlatih dengan baik selama 20 hari di Jakarta. Dia berharap agar selama mengikuti pelatihan di Ibu Kota, para kafilah harus mampu menambal kekurangan agar dapat mengharumkan nama baik Sumut di MTQ Nasional ke-29 nanti," harapnya.
Dikesempatan yang sama, Ketua II LPTQ Sumut, Palit Muda Harahap, mengatakan bahwa para kafilah dan pendamping akan berangkat ke Jakarta, pada Minggu (18/9/2022). Mereka akan mengikuti pelatihan dari 18 September hingga 6 Oktober dan berangkat ke Banjarmasin pada 9 Oktober.
Kafilah Sumut akan mengikuti delapan cabang, 23 golongan perlombaan putra-putri di MTQ Nasional Banjarmasin. Sumut mengirim 10 Kafilah untuk Tilawah, 10 Tahfiz, 6 tafsir, 8 kaligrafi, 2 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ), 6 Syahril, 6 Fahmil dan 6 Qiro’at Saba," jelas Ketua II LPTQ Sumut.
Salah satu Kafilah Nadia Nova mengaku senang bisa tampil di level nasional. Dia berharap semoga dapat memberikan hasil terbaik untuk Sumut di MTQ Nasional ke-29. (Rizal)
